Surabaya (beritajatim.com) – Ghisca Debora Aritonang diduga menjadi pelaku penipuan dalam penjualan tiket konser Coldplay, yang mengakibatkan kerugian sebesar Rp15 Miliar.
Informasi ini pertama kali diungkapkan melalui akun X, @tokoparmo, yang menyebut Ghisca Debora Aritonang sebagai penipu tiket Coldplay. Diklaim bahwa Ghisca berhasil memutar 100 tiket, membuatnya terlihat seolah-olah memiliki 8.000 tiket.
Pemilik akun juga mengungkapkan bahwa uang sebesar Rp15 Miliar dari penjualan tiket tersebut dipindahkan ke sebuah bank di Belanda untuk menghindari penyitaan dan tidak akan dikembalikan.
Baca Juga: Gapura Wringin Lawang di Mojokerto, Pintu Masuk ke Istana Majapahit
Sebuah foto yang diduga menampilkan Ghisca Debora Aritonang beserta akun Instagramnya turut disertakan sebagai bukti, bersama dengan tangkapan layar yang memuat informasi terkait kasus penipuan tiket Coldplay.
Ghisca, yang merupakan pihak supplier, disebut telah melakukan penipuan dengan modus penjualan tiket konser compliment. Berdasarkan tangkapan layar, Ghisca sudah menjadi tersangka dan diduga menjual tiket palsu hingga mencapai Rp15 Miliar. Postingan tersebut mendapatkan perhatian besar dari warganet dengan 2,3 juta tayangan dan 6 ribu retweet.
Pada 15 November 2023, Polres Metro Jakarta Pusat menerima laporan dari 73 orang terkait penipuan tiket Coldplay. Mereka adalah penjual tiket yang membeli dari pembeli lain atau reseller namun tidak menerima tiket konser, sehingga merasa tertipu.
Kompol Chandra Mata Rohansyah, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, menyatakan bahwa para pelapor tetap menjalin komunikasi dengan pembeli tiket untuk mengusahakan pengembalian uang dengan mengganti kerugian.
Baca Juga: Sempat Terkendala Medan Sulit, Bangkai Super Tucano Dibawa ke Lanud Abd Saleh
Konser Coldplay sendiri telah digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 15 November 2023. Selama dua jam tampil di panggung, grup band tersebut membawakan 20 lagu, termasuk hits seperti “Adventure of a Lifetime,” “Paradise,” “Viva La Vida,” dan “Fix You.”
Meskipun kasus penipuan ini menciptakan keramaian sebelum konser, pertunjukan berlangsung dengan sukses dan diapresiasi oleh 80 ribu penonton, termasuk penampilan dari Rahmania Astrini dan grup musik Maliq & D’Essentials. (fyi/ian)






