Surabaya (beritajatim.com) – Relawan Srikandi Merah Putih dan Generasi Merdeka mensosialisasikan program Calon presiden (capres) dan Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut tiga, Ganjar-Mahfud secara door to door di wilayah Kecamatan Gubeng, Surabaya.
“Kedatangan kami ini ingin mensosialisasikan program Ganjar-Mahfud kepada masyarakat selain itu juga untuk menguatkan suara di wilayah Gubeng,” ujar Ketua Srikandi Merah Putih Wiwik Sriwahjuni, Minggu (28/1/2024).
Selain melakukan sosialiasi program Ganjar-Mahfud, mereka juga membagikan voucher tebus murah sembako yang bisa ditukar dalam kegiatan bazar.
Dia menjelaskan program bazar murah yang diadakan juga menjadi representatif dari Ganjar-Mahfud.
Di tengah harga bahan pokok yang semakin mendulang tinggi, Ganjar-Mahfud bisa memberikan solusi lewat bazar murah.
“Setelah dari door to door. Kami bagi-bagi voucher untuk tebus murah sembako dengan harga 5 ribu. Dengan begitu, mak-mak bisa menilai Ganjar-Mahfud merupakan sosok yanh peduli dengan masyarakat,” kata Wiwik.
Koordinator Generasi Merdeka Eksa Yoga Amiru menjelaskan salah satu program yang masif disosialisasikan adalah KTP Sakti gagasan Ganjar-Mahfud yang dinilai relate dengan masyarakat.
Menurutnya, dengan KTP Sakti bantuan bisa merata dan tepat sasaran.
“Selama ini ini ada banyak sekali kartu, seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu PKH. Cuman permasalahannya enggak merata. Jadi, harapannya ketika ada KTP sakti nanti satu kartu bisa merata dan bantuan itu bisa didistribusikan secara merata,” jelasnya.
Diketahui, program KTP Sakti ini bakal menyatukan berbagai program bansos yang sudah ada, seperti subsidi pendidikan, meliputi Program Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah.
Subsidi keluarga miskin, Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Sembako Murah, Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT), Subsidi usaha produktif Kartu Tani, Pupuk, Solar Nelayan dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro dan UMKM.
Eksa menjelaskan alasan memilih Gubeng sebagai lokasi sosialisasi lantaran dukungan untuk Ganjar-Mahfud masih belum maksimal sehingga perlu dimasifkan.
“Jadi, kami bergelirnya, kami rasa lemah (suara Ganjar-Mahfud) sehingga turun bersama Srikandi Merah Putih yang benar-benar kekuatan mak-mak kami gunakan untuk mengkampanyekan program-program tersebut,” jelasnya. [asg/but]






