Jember (beritajatim.com) – SMK Mambaul Ulum, Sukowono, Jember, yang juga dikenal sebagai SMK Pusat Keunggulan mengadakan Job Fair yang sukses dengan partisipasi 19 perusahaan terkemuka dari berbagai sektor industri.
Acara ini berhasil menarik perhatian ratusan pelamar yang bersemangat mengantri untuk peluang karir yang ditawarkan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, Drs. Suprihandoko, M.M., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kerjasama antara dunia pendidikan dan industri.
“Kolaborasi seperti ini adalah kunci dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap, tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan pasar kerja,” ujar Suprihandoko, Kamis (15/8/2024).
Sejak pagi, area Job Fair di SMK Mambaul Ulum sudah dipenuhi para pelamar, termasuk alumni dan masyarakat umum.
Mereka bersemangat mengunjungi berbagai stan perusahaan, menyerahkan lamaran, dan bahkan mengikuti sesi wawancara langsung yang disediakan oleh beberapa perusahaan. Lowongan yang ditawarkan pun beragam, mulai dari posisi teknis, administrasi, hingga bidang kreatif.
Wakil Kepala Sekolah SMK Mambaul Ulum, Rahman, S.Pd.I., menyatakan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk mempertemukan secara langsung antara perusahaan dan pelamar kerja, sehingga memudahkan kedua belah pihak dalam proses rekrutmen.
“Kami ingin lulusan SMK Mambaul Ulum tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya di dunia usaha. Melakukan link and match dengan perusahaan dan sinkronisasi kurikulum adalah tujuan utama kami,” jelas Rahman.
Job Fair ini tidak hanya menarik minat pelamar, tetapi juga mendapat respon positif dari perusahaan yang berpartisipasi. Mereka melihat acara ini sebagai kesempatan untuk menemukan talenta muda yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Dengan keberhasilan acara ini, SMK Mambaul Ulum kembali menunjukkan peran pentingnya dalam mempersiapkan generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja.
Job Fair ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para pelamar, tetapi juga memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri, serta membuka peluang untuk kerjasama yang lebih erat di masa depan. (ted)






