Surabaya (beritajatim.com) – Lee Sung Su, co-CEO dari SM Entertainment memberi petunjuk mengenai langkah selanjutnya yang diambil perusahaan untuk mengembangkan SM Culture Universe (SMCU) yaitu dengan memfokuskan perusahaan pada pengembangan properti intelektual.
“SM akan mulai membuka proyek tak terbayangkan SMCU dengan berbagai konten-konten menarik dan mengembangkan properti intelektual,” jelas CEO SM tersebut, pada Kamis (07/10) lalu dalam sebuah online keynote speech yang disampaikannya pada STARTUP:CON 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, Pariwisata, dan Agensi Konten Kreatif Korea Selatan.
SMCU sendiri diketahui dimulai dengan debut girl group rookie SM Entertainment, Aespa, pada Oktober 2020 lalu. Aespa sendiri memiliki konsep grup unik yaitu dengan menggambarkan sebuah dunia fiksi yang menaungi grup-grup populer K-Pop asuhan SM Entertainment dalam satu tempat.
“Kami akan mengembangkan properti intelektual yang sejalan dengan tren global; po-corona dan metaverse, sebuah istilah untuk menggambarkan tempat virtual dalam sebuah lingkungan digital,” jelas Lee Sung Su. “Setiap intelektual properti kami akan mencakup musik, video musik, dan aksi panggung yang akan saling terhubung dan berkontribusi pada pengembangan metaverse SMCU,”
Dengan semakin berkembangnya popularitas konten-konten buatan Korea Selatan di seluruh penjuru dunia, yang baru-baru ini semakin ditingkatkan dengan popularitas “Squid Game”, serial original Netflix, Lee Sung Su berkata bahwa SM Entertainment memiliki tujuan untuk membuat Seoul (Ibukota Korea Selatan), rumah bagi K-Pop dan K-Culture, sebagai landmark dari SMCU.
“Untuk mengimbangi perkembangan platform digital dan perubahan trend, kami berfokus pada membangun channel kami sendiri untuk mempermudah audiens untuk mengakses konten buatan SM Entertainment melalui berbagai platform,” jelasnya.
“Channel yang dimaksud bisa berarti Youtube atau Instagram, dalam lingkup kecil, akan tetapi dalam lingkup besar, ini adalah strategi branding kami untuk membangun channel yang bisa menembus segala platform digital.”
Lee Sung Su juga menambahkan bahwa SM Entertainment saat ini juga sedang berusaha untuk menjalin kerja sama dengan berbagai bisnis dari berbagai sektor industri untuk bekerja mencapai tujuan perusahaan.
“Batasan antara bidang IT dan media tidak lagi terlalu berbeda,” jelasnya. “Sebagai sebuah perusahaan entertainment, kami terbuka untuk melakukan diskusi dengan berbagai perusahaan startup, dari investasi hingga proyek bersama.” [dwp/esd]






