Jakarta (beritajatim.com) – Kartu merah bek Persebaya Surabaya Slavko Damjanovic mewarnai jalannya pertandingan babak pertama laga Bajul Ijo lawan Madura United.
Kedua tim masih imbang tanpa gol, Minggu (20/4/2025) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Persebaya membuka babak pertama dengan permainan menyerang. Mereka berupaya membongkar rapatnya pertahanan Madura United. Hanya saja, hingga menit ke-15, sejumlah keputusan yang kurang tepat membuat Persebaya belum berhasil mengurai tangguhnya tembok pertahanan Laskar Sape Kerrab.
Kesempatan emas untuk tuan rumah Persebaya baru hadir pada menit ke-17 lewat aksi Francisco Rivera. Hanya saja tak ada satu pun penggawa Bajul Ijo yang menyambut umpan silang pesepak bola asal Meksiko tersebut.
Meski berlangsung sangat intens, namun jalannya pertandingan cukup membosankan. Sebab kedua kubu sama-sama kesulitan untuk membongkar sektor pertahanan.
Tembakan on target pertama Persebaya baru tercipta pada menit ke-26 melalui Rizky Dwi Pangestu. Setelah menerima through pass Flavio Silva, Rizky melepaskan tembakan jarak jauh. Namun bola terlampau lemah dan mudah bagi Miswar Saputra, kiper Madura United.
Persebaya kembali mendapatkan peluang dari tendangan bebas Rivera pada menit ke-33. Sayang bola yang disambut Slavko Damjanovic gagal menjadi gol. Sebab tandukan Slavko melebar di kiri gawang Miswar Saputra.
Madura United sempat menggetarkan gawang Persebaya pada menit ke-40. Namun gol ke gawang Ernando Ari Sutaryadi itu dianulir setelah wasit mengecek video assistant referee (VAR).
Persebaya harus bermain dengan sepuluh orang setelah Slavko Damjanovic dikartu merah pada menit ke-45. Bek jangkung itu diusir wasit karena melanggar salah satu pemain Madura United di kotak penalti tim tamu. Skor 0-0 bertahan hingga jeda laga. (faw/ted)






