Malang (beritajatim.com) – Sitti Raisya Fitri Effendi perempuan berusia 29 tahun ini sempat mengalami jatuh bangun saat membangun usahanya saat ini dalam mengembangkan usaha rintisan.
“Saat awal merintis, banyak yang tidak percaya pada kami. Bahkan sempat dikira membangun bisnis bodong,” terang perempuan yang pernah menjadi fasilitator WomenWill by Google Gapura ini.
Tak hanya itu, Sitti juga pernah dipandang sebelah mata oleh keluarganya. Sebab, ia memilih untuk menjalani sebuah bisnis.
“Saya sempat dicerca juga oleh keluarga karena memilih untuk berbisnis. Meski demikian, saya tetap semangat untuk belajar. Meski bukan bidang yang saya geluti, saya dipaksa untuk serba bisa,” kata perempuan yang juga sempat menjadi mentor 1000 Startup Digital by Kementerian Kominfo ini.

Selama membangun Kasir Pintar memang tak mudah, mereka sempat mengalami beberapa tantangan. Bahkan, usaha rintisan ini hampir bubar lantaran tak bisa menggaji founder karena belum ada pemasukan.
“Kami juga mengalami ditolak customer, pernah menawarkan langsung ke customer, namun semua orang yang kami datangi menolak aplikasi yang kami buat. Kami juga pernah ditolak investor, sebelum mendapatkan pendanaan oleh investor yang sekarang karena dianggap tidak tahu apa-apa,” imbuh lulusan ITS ini.
Baca Juga: Kasir Pintar Startup Berpusat di Surabaya, Mudahkan UMKM Catat Transaksi
Selama hampir lima tahun perjalanan, Kasir Pintar sudah digunakan oleh lebih dari 1.500.000 UMKM di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, kami ingin memperluas jangkauan ke wilayah Asia Tenggara.
“Target awal kami adalah Malaysia sebagai awal ekspansi Kasir Pintar di luar Indonesia. Tujuannya agar manfaat yang pengguna Kasir Pintar Indonesia rasakan bisa juga kami berikan kepada para pelaku UMKM di negara lain,” sambung perempuan asal Tangerang ini.
Ke depan, ia berharap, Kasir Pintar menjadi perusahaan yang ready to IPO. sekaligus menjadi POS nomor satu untuk UMKM di Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, ia juga berpesan kepada anak muda agar tak mudah menyerah dalam membangun bisnis
“Ketika kamu sudah punya ide bisnis, maka segeralah eksekusi, maka kamu akan tau apa arti dari mengejar kesuksesan,” pungkas dia. (ted)
=================
Konten Kerjasama beritajatim.com dengan Ngalup Collaborative Network
Ngalup Coworking Space yang saat ini bertransformasi menjadi Ngalup Collaborative Network, adalah wadah bagi para talent, stakeholders, dan berbagai lini bisnis untuk kolaborasi dan berjejaring. Kami menyadari kebutuhan akan perubahan dan tantangan zaman yang semakin berkembang, menjadikan Ngalup tidak hanya sebagai tempat melainkan fasilitator.






