Bondowoso (beritajatim.com) – Anggota Komisi IV DPRD Bondowoso, Ali Mansur, menyoroti pentingnya peningkatan pengawasan terhadap anak setelah peristiwa dugaan penusukan antarsiswa di salah satu SMP negeri di Bondowoso.
Menurutnya, kejadian tersebut menjadi bahan introspeksi bersama, baik bagi orang tua maupun pihak sekolah.
“Dengan kejadian ini kita bisa introspeksi, bahwa pengawasan baik dari orang tua maupun sekolah perlu ditingkatkan. Wajah pendidikan di Bondowoso harus dimaksimalkan, karena kejadian seperti ini bisa saja terulang kembali,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).
Ali Mansur menekankan perlunya peningkatan pendidikan karakter sejak dini agar kasus kekerasan di lingkungan sekolah tidak semakin meluas.
“Pendidikan kepada anak khususnya harus ditingkatkan kembali. Pengawasan orang tua, pergaulan, dan pendidikan karakter harus benar-benar dijaga. Guru juga harus waspada, memeriksa bekal, buku, atau barang bawaan siswa secara berkala. Jangan sampai baru ada kejadian, sekolah baru serius,” tegasnya.
Ia menyebut, peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi semua pihak. “Karena baru masuk SMP tapi sudah melakukan tindakan yang sangat membahayakan,” kata dia.
Artinya, lanjut Mansur, pendidikan dari orang tua dan sekolah betul-betul harus ditingkatkan. “Tidak cukup hanya memastikan siswa masuk sekolah, tapi tingkah lakunya juga harus diawasi,” kata legislator PKB itu.
Ke depan, pihak DPRD Bondowoso berencana berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, mulai dari sekolah, Dispendik, Dinsos P3AKB, tokoh agama, hingga masyarakat.
“Semua harus terlibat memberikan pembelajaran terbaik kepada anak, agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya. (awi/ted)






