Blitar (beritajatim.com) – Puluhan Siswa Taman Kanak-kanak dan Paud Se Kota Blitar mengikuti Gebyar Puncak Apresiasi Seni yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Blitar di Taman Kebon Rojo. Dalam kegiatan ini puluhan anak usia dini berlomba-lomba menunjukkan pertunjukan seni tari tradisional dan menyanyi lagu daerah.
Menurut Dinas Pendidikan Kota Blitar, kegiatan ini sengaja digelar sebagai wadah bagi anak untuk berekreasi serta berekspresi. Selain itu melalui acara Gebyar Puncak Apresiasi Seni ini diharapkan mampu membimbing anak untuk berani tampil di depan umum.
“Yang jelas hari ini Dinas Pendidikan memberikan kesempatan bagi putra putri dari jenjang TK dan paud untuk tampil, kesempatan untuk menampilkan seni ini harus diperbanyak agar siswa berani tampil,” kata Didit Rahman Hidayat, Sekretaris Daerah Dinas Pendidikan Kota Blitar, Minggu (4/12/2022).
Selain digunakan sebagai wadah untuk berekspresi, acara Gebyar Puncak Apresiasi Seni ini juga digunakan untuk menumbuhkan minat anak terhadap kesenian tradisional. Di era modern sekarang ini minat anak terhadap kesenian tradisional memang cenderung rendah.
Anak sekarang lebih memilih bermain gawai atau ponsel dari pada menggunakan waktu luang untuk belajar atau mengenal kesenian tradisional yang ada di daerahnya. Dinas Pendidikan Kota Blitar pun berharap ajang ini bisa menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa cinta anak terhadap kesenian tradisional.
“Menumbuhkan rasa cinta terhadap kesenian tradisional ini harus terus dikembangkan agar anak tahu dan mau ikut melestarikan,” imbuhnya.

Kegiatan Gebyar Puncak Apresiasi Seni ini merupakan upaya dari Dinas Pendidikan Kota Blitar untuk membentuk karakter anak sejak dini. Sehingga diharapkan nantinya penerus bangsa ini bisa memiliki karakter yang kuat untuk mewujudkan target generasi emas pada tahu 2045.
Gebyar Puncak Apresiasi Seni ini pun sudah rutin digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Blitar. Terhitung sejak tahun lalu sudah ada 3 kegiatan yang digelar untuk mewadahi kreasi seni dari anak usia dini di jenjang pendidikan Paud dan TK.
“Rutin setiap tahun kami adakan, dan akan kami terus agendakan setiap tahun, kemarin masih 3 di acara hardiknas, Fiasta, dan akhir tahun ini,” Imbuhnya.
Dalam acara Gebyar Puncak Apresiasi Seni ini total ada 40 tampilan yang dihadirkan oleh anak-anak dari TK dan Paud. Bukan hanya menari tradisional, namun ada pula anak-anak yang menampilkan kesenian menyanyi lagu daerah, semua ditampilkan di depan masyarakat umum.
Gebyar Puncak Apresiasi Seni ini merupakan bagian dari program Dinas Pendidikan Kota Blitar yakni Serenada (sekolah religius, nasionalis, dan berbudaya). Program Serenada ini adalah gerakan pembentukan penguatan pendidikan karakter bagi peserta didik yang terinsersi dalam pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler melalui pembiasaan tiga pilar penguatan, yaitu pilar Satuan Pendidikan, pilar Keluarga dan pilar Masyarakat.
Dinas Pendidikan Kota Blitar sengaja menggagas program Serenada ini dengan tujuan Sebagai pedoman dalam pelaksanaan penyelenggaraan satuan pendidikan yang religius, nasionalis dan berbudaya untuk menanamkan serta membentuk peserta didik yang berkarakter sesuai dengan profil pelajar pancasila.
[berita-terkait number=”4″ tag=”blitar”]
“Kami juga ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa Dinas pendidikan kota Blitar terkait program Serenada ini kan terus berjalan salah satunya dengan penampilan budaya religius dan nasionalisme ini bisa dirangkai dalam pentas seni,” jelas Didit Rahman Hidayat.
Dinas Pendidikan Kota Blitar pun berharap para orang tua bisa mendorong anak-anaknya untuk aktif dalam berbagai kegiatan program Serenada. Sehingga keberadaan dari program ini bisa benar-benar dirasakan untuk pertumbuhan dan pembentukan karakter anak. [owi/but]






