Blitar (beritajatim.com) – Pada pendaftaran hari kedua, Bambang Rianto-Bayu Setyo Kuncoro resmi mendaftar ke KPU Kota Blitar sebagai calon wali kota dan wakil wali kota.
Usai mendaftar di KPU Kota Blitar, Bambang Rianto atau yang akrab disapa Bambang Kawit menyoroti peran media yang disebutnya terkadang suka menggoreng-goreng berita.
Bambang Kawit pun meminta agar media bisa bersikap netral dalam Pemilihan Wali Kota Blitar ini. Secara tegas kader PDIP itu meminta agar media memberitakan berita yang akurat dan benar, bukan justru menggoreng-goreng isu.
“Karena media ini seneng ane ya neg pawon, neg pawon ki ya seneng ane goreng goreng (karena media ini kesukaannya di dapur, di dapur artinya ya suka goreng-goreng). Ini harapannya tidak seperti itu karena berita yang baik dan benar tentunya akan diterima masyarakat dengan baik dan benar juga,” ucap Bambang Kawit usai mendaftar di KPU Kota Blitar, Rabu (14/8/2024).
Pernyataan Bambang Kawit ini seolah ia ingin menegaskan bahwa media harus bersikap netral dari Pilkada 2024 ini. Sebagai Calon Wali Kota Blitar, Bambang Kawit tidak ingin media menggoreng-goreng isu.
Menurut Bambang Kawit media memiliki peran yang cukup besar dalam menjaga keamanan dan kondusifitas Pilkada ini. Sehingga dirinya meminta agar media bisa bersikap netral dalam hal pemberitaan.
“ Saya ucapkan terimakasih juga kepada media ya tentunya harapannya media ini bersifat netral, agar situasi dan kondisi di Kota Blitar ini bisa lancar baik dan damai tentunya peran media sangat besar,” pungkasnya. (owi/ted)






