Kediri (beritajatim.com) – Rombongan siswa kelas 3 dan 4 SDI NU Pare, Kabupaten Kediri ziarah makam Muasis NU di Jombang. Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2024.
Kepala Sekolah SDI NU Pare, Siti Ulifah, S.Pd.I, mengaku ingin memaknai tema Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan menjadi bagian dari semangat kegiatan. “Kami ingin mengajak siswa untuk mengenal langsung sosok ulama yang telah berjasa pada negeri ini. Biar pengetahuan mereka tidak sebatas teori dan wacana di buku,” katanya.
Setelah mengetahui, mengenal, tentu saja siswa diharapkan mampu meneladani sikap para ulama yaitu KH Bisri Samsuri, KH Wahab Chasbullah, dan KH Abdurrahman Wahid. “Sebelumnya, pada beberapa hari yang lalu, para siswa diminta melakukan ziarah pada leluhur, keluarga terdekat yang telah berpulang,” tambahnya.
Dra Hj. Mu’lina Shohib, cucu KH Bisri Syansuri menyatakan apresiasinya terkait kegiatan tersebut. Baginya, itu adalah kegiatan yang positif. “Mengenalkan anak-anak sejak dini mengenai keberadaan ulama, khususnya tokoh NU dan pesantren,” katanya.
Lebih lanjut ia menyatakan dukungannya terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. Kegiatan semacam ini sangat perlu dilakukan untuk dapat menjadi media mengenalkan anak-anak mengenai ritual ziarah di makam tokoh-tokoh NU dan kyai sangat perlu utk di lakukan. “Minimal cerita mengenai perjuangan beliau-beliau disertai dengan pengenalan tempat tinggal tokoh tersebut,” tambahnya. [nm/kun]






