Surabaya (beritajatim.com) – Apakah Anda penggemar Drama Korea yang sudah menonton Drakor Twenty Five Twenty One? Berikut sisi kerennya.
Membahas krisis IMF pasti hal pertama yang menjadi tautan ingatan pikiran kita adalah hancurnya ekonomi yang berdampak pada hancurnya harapan.
Tetapi sepertinya stereotipe itu hendak digugurkan oleh sutradara, Jung Ji-hyun dalam seri Drakor berjudul Twenty Five Twenty One yang dibintangi oleh Kim Tae-ri sebagai Na Hee Do, Nam Joo-hyuk sebagai Baek Yi Jin.
Bercerita mengenai kisah lima karakter yang sedang bertumbuh mencari arti diri di dalam kehidupan masing-masing dari 1998 hingga 2021, rentang waktu dimana krisis ekonomi IMF menjadi milestonenya.
Dari Twenty Five Twenty One, penonton diajak melihat sisi lain dari krisis moneter melalui perspektif tokoh utama Na He do sebagai seorang atlet muda Hangar yang berjuang memasuki tim nasional anggar Korea.
Tidak hanya Na Hee Do saja yang berjuang mencari nilai kehidupannya, di drama ini juga dibumbui oleh perjuangan keduanya yang bangkit dari krisis dan kisah cinta mereka yang berkembang seiring berjalannya waktu.
Dalam membawakan karakter Yi-jin yang berkeinginan menjadi reporter, Nam Joo-hyuk mengungkapkan banyak berkomunikasi dengan jurnalis.
Sementara itu, Kim Tae-ri menjalani latihan anggar lima hingga enam bulan demi mendalami karakter Na Hee-do. Kim Tae-ri juga berlatih anggar bersama Bona WJSN yang berperan sebagai Go Yoo-rim, atlet anggar tim nasional dan menjadi saingan Na Hee-do.
Dalam masa-masa itu, mereka menemukan makna bahwa masa krisis membukakan peluang untuk terus menuju impian mereka dengan meluaskan perspektif dan motivasi diri. (ayu/ian)






