Lamongan (beritajatim.com) – Tepat 1001 tahun lalu, kejayaan Lamongan telah dimulai. Hal itu dibuktikan melalui pengukuhan Prasasti Cane oleh Sri Maharaja Airlangga di Desa Candisari, Kecamatan Sambeng, dengan simbol Garudhamuka.
Sehingga, nilai-nilai itu patut dijadikan teladan dan spirit perjuangan melalui rekonstruksi ulang demi mewujudkan kejayaan Lamongan seperti yang telah dicapai di masa lampau tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di sela-sela menerima silaturahmi dan audiensi bersama manajemen beritajatim.com, di ruang kerjanya, Lantai 3, Gedung Pemkab Lamongan, Selasa (24/5/2022), usai membuka acara Sarasehan dan Bedah Buku Garudhamuka.
“Untuk meraih kejayaan itu diperlukan perjuangan. Seperti kata pengantar saya di Buku Garudamukha ‘sebuah kejayaan dicapai lewat perjuangan’. Jelas ini sesuai visi dan cita-cita kita, mewujudkan kejayaan Lamongan yang berkeadilan,” ujar Bupati Yuhronur.

Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa Bupati YES ini juga menjelaskan tema HJL ke-453, yakni ‘Kolaborasi Mewujudkan Pembangunan Inklusif”.
“Kolaborasi artinya kita bergandeng tangan, bersama-sama untuk membuat kekuatan untuk menuju pembangunan inklusif. Lantas apa itu Pembangunan inklusif itu, yakni pembangunan yang terbuka, siapa saja ikut serta dan saling menghargai bersama-sama bergerak untuk mencapai visi dan misi bersama,” jelasnya.
Tak cukup itu, Bupati YES juga menyebutkan sejumlah penemuan prasasti yang menjadi tanda kejayaan Lamongan di masa lampau, mulai prasasti Cane, prasasti Balawi tahun 1227 sampai dengan 1305 M (Blawirejo), prasasti Lamongan (Jayanegara), prasasti Biluluk (Bluluk), hingga lainnya yang masih tersimpan baik di Museum Nasional Jakarta.
Selain prasasti, tambah Bupati YES, banyak juga ditemukan keramik dari berbagai negara yang sangat antik dan bernilai seni tinggi, yang mana hal itu menunjukkan bahwa masyarakat Lamongan sangat makmur dan sejahtera.
“Banyak sekali potensi yang ada di Lamongan, selain syarat akan nilai sejarah, Lamongan juga merupakan lumbung pangan Jawa Timur, penghasil hasil tangkapan ikan terbesar, kaya kuliner dan destinasi wisatanya,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama beritajatim.com, Ainur Rohim menyambut baik dan mengapresiasi sejumlah langkah yang diungkapkan oleh Bupati YES dalam mewujudkan pemerintahan yang kolaboratif dan terbuka.
“Pak Bupati Lamongan sangat visioner. Tentu beritajatim menyambut baik atas adanya pemerintahan kolaboratif dan terbuka yang digagas dalam HJL ke-453 ini,” ungkap Ainur Rohim didampingi Pimpinan Umum dan Pimred beritajatim, Dwi Eko Lokononto.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-lamongan”]
Dalam silaturahmi ini, Ainur Rohim juga menyampaikan terimakasihnya atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menyebut, beritajatim siap berkolaborasi dengan Lamongan, utamanya dalam hal pemberitaan positif dan optimis.
“Hal baik yang dilakukan oleh Lamongan ini perlu didukung dengan pemberitaan yang positif dan optimis agar mampu memacu spirit kejayaan dan mengoptimalkan seluruh potensinya, sehingga geliat ekonomi dan pembangunan di Lamongan pun semakin meningkat,” tandasnya.[riq/ted]





