Tuban (beritajatim.com) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban kembali menyalurkan paket sembako untuk keluarga prasejahtera serta santunan bagi anak yatim di desa sekitar wilayah operasional perusahaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
Sebanyak 6.065 paket sembako dan santunan untuk 779 anak yatim didistribusikan ke 26 desa yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kerek, Merakurak, dan Jenu, Kabupaten Tuban. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung masyarakat sekitar, terutama di bulan Ramadan.
Senior Manager of Unit Corporate Communication SIG Pabrik Tuban, Dharma Sunyata, menjelaskan bahwa bantuan paket sembako yang diberikan perusahaan terdiri dari beras, gula pasir, dan minyak goreng, sementara santunan bagi anak yatim berupa uang saku dan perlengkapan alat sekolah.
“Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan setiap bulan puasa Ramadan,” ujar Dharma Sunyata.
Plant Performance Management Advisor SIG Pabrik Tuban, Otto Andri Priyono, menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan program Astacita ke-8 dari pemerintah, yang bertujuan memperkuat penyelarasan kehidupan harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta meningkatkan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.
“Pada kesempatan Bulan Suci Ramadan ini, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, SIG memberikan bantuan sembako kepada keluarga prasejahtera serta santunan kepada anak yatim,” kata Otto Andri Priyono.
Pihaknya berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung keberlanjutan operasional perusahaan agar semakin berkembang, sehingga ke depannya SIG dapat terus berkontribusi lebih banyak bagi masyarakat.
Kepala Desa Socorejo, Zubas Arief Rahman Hakim, menyampaikan apresiasi kepada SIG atas kepeduliannya terhadap masyarakat Desa Socorejo dan sekitarnya.
“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat yang menerima bantuan ini agar menerimanya dengan baik dan bersyukur,” ujar Zubas Arief Rahman Hakim.
Ia juga berpesan kepada anak yatim dan masyarakat penerima bantuan agar senantiasa mendoakan keberlanjutan SIG, sehingga perusahaan dapat terus berkembang dan memberikan lebih banyak manfaat kepada masyarakat.
“Jika kondisi perusahaan semakin baik, maka apa yang diberikan perusahaan kepada masyarakat juga akan semakin baik,” tutup Zubas. [ayu/beq]






