Sidoarjo (beritajatim.com) – Ribuan jemaah Al-Khidmah dari berbagai daerah meriahkan Majelis Dzikir maulidurrasul Muhammad SAW dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-164 Tahun 2023 di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo Jumat (28/1/2023) malam.
Tamu mulia, Habib Abdul Qodir Ahmad Mauladawilah hadir mengisi ceramah. Habib Abdul Qodir disambut Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) Wakil Bupati Sidoarjo H.Subandi, serta Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman.
Bupati Sidoarjo mengapresiasi para jamaah ikut berdoa bersama dalam mendoakan Kabupaten Sidoarjo.H. Melalui lantunan dzikir dan sholawat diharapkan dapat membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.
“Saya bersama Pak Wabup akan terus berkomitmen bahwa Pendopo Kabupaten Sidoarjo harus jadi rumah yang ramah bagi syiar Islam di Kabupaten Sidoarjo, dari munajad wirid, dzikir dan doa untuk bangsa dan negara. Semoga doa dan dzikir kita diterima dan dikabulkan oleh Allah SWT serta menjadikan kabupaten yang baik dan masyarakatnya sejahtera,“ ujarnya.
Lanjut Gus Muhdlor, diperingati sebagai hari jadi bukan hari lahir karena ada alasannya. Menurut dia, kalau hari lahir Sidoarjo sudah jauh lebih dari sebelum itu.
Sidoarjo adalah daerah yang cukup tua, bahkan lebih tua daripada Mojokerto. Karena lebih dulu ada Kerajaan Jenggolo Manik dibanding Majapahit dan sebagainya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Sidoarjo”]
“Tetapi yang kita peringati adalah hari jadi Sidoarjo ke-164 ini di mulai ketika waktu itu jadi satu dengan Surabaya, kemudian dipisah menjadi satu Kabupaten yang baru bernama Sidokare dan kemudian berubah menjadi Kabupaten Sidoarjo. Ketika 164 tahun lalu, umur yang sudah sangat matang ini menjadi doa bagi kita, agar Kabupaten Sidoarjo semakin sejahtera, barokah serta keberkahan bagi umatnya,” imbuh putra KH Agoes Ali Masyhuri pengasuh Pesantren Bumi Shalawat itu berharap.
Gus Muhdlor berkeinginan kegiatan mejelis dzikir seperti ini dapat diperbanyak. Bahkan ia meminta kegiatan ini dapat terus rutin dilaksanakan dan mampu mewujudkan Kabupaten Sidoarjo ramah bagi syiar Islam menjadi baldatun toyyibatun warobbun ghofur.
“Saya ingin acara ini rutin di tiap tahunnya di pendopo dan mulai ke depannya Majlis Dzikir jama’ah Al-Khidmah makin luar biasa, Selamat datang di Sidoarjo saya mohon doa dan bimbingan njenengan semoga Sidoarjo diijabah Allah dan pelan pelan mampu menjadi tempat yang ramah bagi syiar Islam, tidak hanya slogan tapi mampu membangun dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari hari,” paparnya menutup. [isa/beq]






