Kediri (beritajatim.com) – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri bersama Polres Kediri Kota melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap parcel dan barang dalam keadaan terbungkus di beberapa titik pada Senin (17/3).
Kabid Perdagangan Disperdagin Kota Kediri, Rice Oryza Nusivera, menyebutkan beberapa lokasi yang disidak, yakni Samudera Supermarket Kediri, Borobudur Swalayan, Toko Laksana Jaya, Toko Ijo, Hypermart, serta Golden Swalayan.
Hasil sidak menunjukkan bahwa di Samudera Supermarket tidak ditemukan barang yang kadaluarsa. Namun, di Borobudur Swalayan terdapat produk yoghurt yang seharusnya ditarik karena sudah kadaluarsa. Sementara untuk parcel, tidak ditemukan barang kadaluarsa, tetapi kurang memberikan label informasi.
“Jadi semua kita sarankan untuk parsel ada keterangan list barang-barang yang dijual di dalamnya beserta tanggal expired,” katanya.
Di Toko Ijo, Hypermart, dan Golden Swalayan, parcel yang dijual sudah dilengkapi dengan label atau daftar barang beserta informasi tanggal kedaluwarsa.
Menanggapi temuan yoghurt yang sudah kedaluwarsa, Riris, sapaan akrab Rice Oryza Nusivera, menyebut hal ini bisa menjadi masukan bagi manajemen swalayan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kalau sanksi kita tidak ada, tapi kita pembinaan terutama nanti dari BPOM dan Dinas Kesehatan akan melakukan monitoring secara rutin,” imbuhnya.
Produk yang telah kadaluarsa seharusnya dikembalikan ke pihak produsen dan tidak boleh dipajang di etalase. Hal ini untuk menghindari kemungkinan masyarakat yang tidak mengetahui dan tidak mengecek tanggal kedaluwarsa mengonsumsinya.
Jika ada masyarakat yang terlanjur membeli produk yang sudah kadaluarsa, ia mengimbau agar mengembalikannya ke pihak toko. Apabila toko tidak mengakui atau menolak pengembalian, masyarakat bisa melapor ke Disperdagin Kota Kediri.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP M. Fathur Rozikin menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti temuan yoghurt yang expired tersebut.
“Dari hasil temuan tersebut akan kami tindaklanjuti lebih lanjut, kita akan lakukan penyelidikan apakah ada kesengajaan dari swalayan terkait dengan minuman yang expired tersebut,” tambahnya. Usai ditemukan, minuman tersebut akan disita untuk sampel dan diuji di laboratorium. [nm/kun]






