Jember (beritajatim.com) – Mohammad Thamrin, Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember, Jawa Timur, Periode 2022-2027, mengundurkan diri. Kini posisinya digantikan pelaksana tugas Zainollah Ahmad yang juga menjabat Sekretaris PMI Jember.
Dalam surat bermaterai tertanggal 21 Agustus 2025, Thamrin menyebutkan kesibukannya sebagai pengajar sebagai alasan pengunduran diri. Beritajatim.com sempat melayangkan WhatsApp kepada Thamrin untuk mengecek kebenaran pengunduran dirinya, Jumat (22/8/2025). Namun tak ada jawaban dari mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jember itu.
Di sela-sela kunjungannya ke Markas PMI Jember, Senin (25/8/2025), Bupati Fawait menyatakan mendengar pengunduran diri Thamrin pada Jumat pagi lalu. “Jumat malam kami mendapat kunjungan dari PMI Jawa Timur dan kami berdiskusi. Alhamdulillah sudah ada titik temu, sehingga hari ini langsung saya serahkan surat pelaksana tugas ketua yang kami berikan kepada Bapak Sekretaris,” katanya.
Zainollah menjabat pelaksana tugas hingga kepengurusan definitif PMI Jember terbentuk. “Insyaallah akan dilaksanakan secepat mungkin, walau pun SK pelaksana tugas berlaku paling lama satu bulan. Mudah-mudahan tidak sampai satu bulan, sudah terlaksana (pemilihan ketua baru) dan segera ada ketua definitif, termasuk kepengurusan baru,” kata Fawait.
Fawait berharap ketua baru PMI Jember bisa memajukan organisasi tersebut dan bersinergi dengan pemerintah daerah. “Bisa berkomunikasi dengan pemerintah kabupaten dengan baik, terutama untuk mendukung program-program khususnya kesehatan, kebencanaan, dan bahkan klinik harus dihidupkan lagi,” katanya.
Menurut Fawait, Zainollah menyatakan akan ada terobosan yang dilakukan PMI Jember. “Salah satunya donor darah sampai ke pesantren-pesantren, sampai menggandeng komunitas-komunitas dan organisasi kemasyarakatan, ada Muhammadiyah, NU, Muslimat, Laskar Sholawat, ada Srikandi, dan lain sebagainya,” katanya,
Terobosan ini dipuji Fawait. “Jujur, saya orang desa. Di desa saya belum banyak mendengar kegiatan donor darah. Tadi Pak Zainollah menyampaikan, akan sampai ke desa-desa untuk melakukan aksi donor darah dan akan menggandeng banyak kelompok masyarakat,” katanya.
Dengan terobosan ini, Fawait menepis kekhawatiran soal stok darah di Jember. “Kalau perlu Jember men-support kabupaten-kabupaten lain ketika ada kondisi-kondisi yang tidak diinginkan, baik ketika ada bencana, sehingga membutuhkan darah, dan layanan kesehatan lainnya,” katanya.
Zainollah akan bertugas mulai 26 Agustus 2025. “Ke depan, saya akan melaksanakan apa yang disampaikan Gus Bupati. Memang tidak mudah dan sangat berat, karena bagaimana pun bersentuhan dengan masyarakat soal kemanusiaan,” katanya.
Soal pemilihan ketua baru, Zainollah menunggu surat dari PMI Jawa Timur. “Menurut beliau ini tidak lama. Doakan saja sukses,” katanya. [wir]






