Surabaya (beritajatim.com) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi menghentikan siaran TV analog melalui program Analog Switch Off (ASO) pada Rabu (2/11/2022) malam, pukul 24.00 WIB.
Menteri Kominfo Johnny Gerard Plate dan Menko Polhukam Mahfud MD juga hadir dalam seremoni migrasi TV analog menuju TV digital tersebut.
“Amanat dari UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yang di dalamnya disebutkan migrasi televisi terestrial diselesaikan paling lambat 2 November 2022 atau beberapa menit yang lalu,” kata Mahfud MD melalui kanal YouTube Kominfo, Kamis (3/11/2022).
Program tersebut berlaku di 222 titik, termasuk Jabodetabek. Selain itu, penerapan ASO juga akan diperluas secara bertahap. Targetnya, terdapat 514 titik secara keseluruhan yang akan melaksanakan ASO.
Cara Mendapatkan Bantuan STB
Pemerintah juga mulai mendistribusikan set top box (STB) bagi warga yang tidak mampu secara nasional. STB yang disalurkan sejumlah 1.055.360 unit.
[berita-terkait number=”5″ tag=”cara”]
Untuk wilayah Jabodetabek, penyalurannya telah mencapai 98 persen atau sebanyak 473.308 unit dari target 479.307 unit. Berdasarkan catatan Kominfo, sebanyak 60.791 rumah tangga miskin tidak memenuhi kriteria atau gagal serah.
Sementara itu, bagi rumah tangga miskin yang belum mendapat bantuan hingga Rabu kemarin, Kominfo memastikan telah membuka posko aduan.
Adapun cara untuk mendapatkan bantuan STB gratis yaitu dengan menghubungi Call Center 159 atau ke nomor telepon Posko Respons Cepat Penanganan Bantuan STB terdekat.
Lalu, untuk wilayah Jabodetabek, Kominfo membuka Posko Respons cepat Penanganan Bantuan STB di 6 titik. Posko-posko tersebut mulai beroperasi sejak 2 hingga 4 November 2022 pada pukul 08.00 hingga 19.00 WIB.
Selain itu, masyarakat rumah tangga miskin yang belum mendapat STB gratis juga bisa mengajukan bantuan STB secara mandiri melalui situsweb cekbantuanstb.kominfo.go.id.
Caranya cukup dengan memasukan nomor induk kependudukan (NIK) dan kode captcha pada kolom yang tersedia. Selamat mencoba. (nap)






