Surabaya (beritajatim.com) – PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR), anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), resmi memulai tahap penawaran awal (bookbuilding) untuk Penawaran Umum Perdana Saham (IPO). Langkah strategis ini bertujuan mengoptimalkan nilai intrinsik MGR dan meningkatkan transparansi bagi investor.
Dalam IPO ini, MGR menawarkan sebanyak-banyaknya 1,6 miliar saham atau 10% dari total modal, dengan target nilai penawaran mencapai Rp4,886 triliun. Masa penawaran awal akan berlangsung pada 8-10 September 2025, dan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 23 September 2025.
Dana yang diperoleh dari IPO akan digunakan untuk modal kerja, operasional, dan pembayaran sebagian pinjaman. Proyek utama MGR, Proyek Emas Pani, disebut sebagai aset dengan potensi besar. Presiden Direktur MGR, Boyke Poerbaya Abidin, optimis proyek ini akan memberikan nilai tambah jangka panjang.
“Proyek Emas Pani memiliki potensi sumber daya mencapai 7 juta ounces emas dan dirancang menjadi tambang berbiaya rendah dengan umur panjang,” ujar Boyke.
Ia yakin, proyek ini akan menjadi salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia dan menjadi pendorong utama pertumbuhan kinerja MDKA.
Proyek ini akan mulai beroperasi pada Desember 2025 dan ditargetkan mencapai produksi puncak hingga 500.000 ounces emas per tahun. Hingga Juni 2025, pembangunan fasilitas heap leach telah mencapai 67% dan berada di jalur yang tepat untuk memulai produksi emas pertama pada kuartal pertama 2026.[rea]






