Jember (beritajatim.com) – Surat tugas yang diberikan PDI Perjuangan memacu Bupati Hendy Siswanto untuk memburu dukungan koalisi partai agar bisa mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Surat tugas Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan itu ditandatangani Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan M. Prananda Prabowo dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, tertanggal 26 Juli 2024.
Dalam diktum kedua surat itu, Hendy ditugasi untuk menyiapkan koalisi partai pendukung untuk memenuhi atau menambah syarat pendaftaran pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Jember pada pilkada serentak tahun 2024 di KPU Kabupaten Jember, sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PDI Perjuangan memiliki delapan kursi di DPRD Jember berdasarkan hasil Pemilu 2024. Dengan persyaratan pencalonan minimal 10 kursi, maka dibutuhkan setidaknya satu partai lagi yang memiliki minimal dua kursi.
“Tentunya saya akan berusaha keras untuk meyakinkan (partai lain). Surat tugas PDIP ini merupakan modal bahwa kami serius mendapatkan minimal sepuluh kursi. Tentunya di sini yang terbuka ada PPP, ada Golkar, ada Nasdem, ada PKB. Kami akan lakukan lobi dan memberikan penjelasan konkret,” kata Hendy, Jumat (26/7/2024) malam.
“Kami siap untuk memenuhi seluruh persyaratan yang diberikan partai yang ada. Manapun partai yang memberikan (dukungan), kami siap agar kami bisa melengkapi persyaratan yang diminta KPU, yakni minimal 10 kursi,” kata Hendy.
Hendy melihat peluangnya untuk didukung partai-partai masih besar, kendati tujuh dari delapan partai yang memiliki kursi di DPRD Jember mendukung Fawait, termasuk partai yang akan didekatinya.
“Semua (dukungan partai berupa) surat tugas, dan ada yang sudah tidak berlaku (kedaluwarsa, red). Kami punya kesempatan memberikan penawaran yang terbaik kepada partai,” kata Hendy. [wir]






