Jombang (beritajatim.com) – Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, kali ini penuh dengan kemeriahan dan kejutan.
Salah satu acara yang paling dinanti adalah lomba memancing lele, yang diadakan oleh Karang Taruna Desa Kayangan pada Sabtu malam (2/8/2025). Lomba ini tidak hanya menyuguhkan keseruan, tetapi juga menawarkan hadiah menarik yang membuat suasana semakin semarak.
Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 700 peserta ini dilaksanakan tepat di tepi sungai Kali Konto, sebelah barat Balai Desa Kayangan. Warga desa dan peserta dari berbagai kecamatan di Jombang datang untuk berpartisipasi dalam lomba yang berbeda dari biasanya. Sejumlah peserta datang dari Kabuh, Mojowarno, Megaluh, Bandarkedungmulyo, Mojoagung, dan Jombang Kota.
“Acara lomba mancing ikan lele sebanyak tiga kuintal ini adalah rangkaian peringatan HUT RI yang digelar oleh Pemdes Kayangan,” ujar Handika Nurjayadi, Ketua Karang Taruna Kayangan. Handika menambahkan bahwa tujuan utama acara ini adalah untuk mempererat kebersamaan di kalangan pemuda Desa Kayangan.
Acara dimulai dengan pelepasan ikan lele ke sungai oleh Kepala Desa Kayangan, Tutik Handayani, yang menandakan dimulainya perlombaan. Setelah itu, sorakan riuh dari para peserta mengiringi malam yang penuh semangat. Tak lama setelah itu, langit di atas lapangan Desa Kayangan dihiasi dengan pesta kembang api yang menambah keseruan acara.
Untuk menambah keseruan, panitia menyediakan ikan lele seberat tiga kuintal yang dibagi dalam tiga tahap pelepasan. Setiap tahapnya, satu kuintal ikan lele dilepas di sepanjang sungai, memberikan kesempatan bagi peserta untuk memancing.
Yang lebih menarik, beberapa ikan lele diberi pita di ekornya sebelum dilepaskan ke dalam air. Pita berwarna merah, biru, hijau, ungu, hingga putih menjadi simbol keberuntungan bagi peserta yang berhasil menangkapnya.
Peserta yang berhasil memancing lele berpita merah mendapatkan hadiah uang tunai Rp100.000, biru Rp50.000, hijau Rp20.000, dan ungu Rp10.000. Sementara itu, lele berpita putih memberikan hadiah kaos dari sponsor yang disiapkan sebanyak 30 paket.

Meskipun hadiah yang disediakan panitia awalnya hanya Rp700.000, saweran dari panitia dan Kepala Desa Kayangan membuat total hadiah meningkat menjadi Rp1.200.000.
Ketua Panitia, Fredo Antonio Cristanto, mengungkapkan bahwa acara ini mendapat sambutan luar biasa. “Peserta yang semula kami targetkan hanya 500 orang, ternyata membeludak hingga mencapai 700 orang. Ini menunjukkan antusiasme yang sangat besar dari masyarakat,” ujarnya.
Meskipun lokasi lomba terasa semakin penuh sesak, para peserta tetap menikmati acara dengan antusiasme yang tinggi. Kepala Desa Kayangan, Tutik Handayani, memberikan apresiasi kepada pemuda-pemuda desa yang berinisiatif menggelar lomba ini.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya menyatukan warga dalam semangat kebersamaan, tetapi juga mempererat hubungan antar dusun di Desa Kayangan,” ujarnya.
Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan kebersamaan antar warga desa semakin solid, yang tentu akan memperlancar pembangunan desa di masa depan. [suf]






