Jakarta (beritajatim.com) – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia kembali menghadirkan berbagai program sosial dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1446H/2025M. Salah satu program unggulan tahun ini adalah pembagian 100 ton kurma hibah dari Pemerintah Arab Saudi serta distribusi 1.350 boks takjil puasa kepada masyarakat.
Program ini merupakan bagian dari tema Ramadan nasional “Ramadan Menyenangkan dan Menenangkan”, yang bertujuan mempererat kebersamaan antarumat beragama serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Pembagian takjil dilakukan oleh berbagai unit kerja di lingkungan Kemenag, termasuk Pusbimdik Khonghucu dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag. Menariknya, program ini tidak hanya ditujukan bagi umat Islam, tetapi juga melibatkan umat Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu, mencerminkan nilai toleransi dan kebersamaan dalam bulan suci Ramadan.
Selain itu, 100 ton kurma hibah dari Pemerintah Arab Saudi telah didistribusikan ke berbagai masjid, lembaga sosial, dan entitas masyarakat di seluruh Indonesia. Kurma yang dibagikan diharapkan dapat menjadi pelengkap konsumsi berbuka puasa bagi umat Muslim di berbagai daerah.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Kemenag dalam menghadirkan Ramadan yang lebih bermakna bagi seluruh masyarakat.
“Ramadan memberikan resonansi sukacita dari dan untuk semua,” ujar Menteri Agama.
Selain pembagian kurma dan takjil, Kemenag juga telah menerbitkan Surat Edaran kepada seluruh masjid, khususnya yang berada di jalur mudik, agar tetap buka dan memberikan layanan bagi para pemudik. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pemudik memiliki tempat singgah yang nyaman selama perjalanan pulang ke kampung halaman.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan, Kemenag juga menyelenggarakan Mudik Gratis Kemenag 2025, yang memberangkatkan 739 pemudik menggunakan 16 bus ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera. Para pemudik yang berpartisipasi dalam program ini juga mendapatkan fasilitas makanan berbuka dan sahur, paket obat-obatan, serta layanan tes kesehatan.
Selain itu, dalam acara pelepasan mudik, Kemenag juga mendistribusikan 4.550 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini berasal dari berbagai pihak, termasuk Walubi, Baznas, dan Bank Mandiri, serta diberikan bersamaan dengan santunan bagi anak yatim.
Menteri Agama menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra kerja yang turut berkontribusi dalam keberhasilan program Ramadan tahun ini.
“Bagi umat Islam yang akan mudik, kami mengucapkan selamat jalan, semoga lancar dan aman dalam perjalanan menuju kampung halaman untuk merayakan hari kemenangan. Salam hangat untuk keluarga,” ucapnya.
Dengan berbagai program yang dihadirkan, Ramadan 2025 diharapkan menjadi momentum yang tidak hanya memperkuat spiritualitas, tetapi juga meningkatkan kepedulian sosial dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. [ian]






