Surabaya (beritajatim.com) – SMPN 39 Surabaya baru-baru ini menerapkan program tidur siang bagi para siswanya. Kebijakan ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi siswa untuk beristirahat sejenak di tengah padatnya jadwal sekolah.
Meski terdengar sederhana, program tidur siang ini memberikan manfaat besar bagi prestasi akademis dan kesehatan mental siswa. Lalu, apa saja manfaatnya? Simak penjelasan dari Pakar Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya, Achmad Hidayatullah.
Mengapa SMPN 39 Surabaya Menerapkan Program Tidur Siang?
Menurut Hidayatullah, seorang pakar pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), kebijakan tidur siang di sekolah ini merupakan langkah yang sangat positif.
“Saya pikir itu merupakan langkah yang baik dari sekolah, dengan catatan tidak mengganggu jam sekolah,” jelas Dayat, sapaan Hidayatullah, Minggu (26/1/2025).
Program tidur siang ini sejalan dengan praktik yang telah diterapkan di banyak sekolah di luar negeri, khususnya yang menggunakan sistem full-day schools. Pada sekolah dengan sistem ini, biasanya siswa masuk pada pukul 8 pagi dan pulang sekitar pukul 4 atau 5 sore, dengan jeda tidur siang di tengah hari.
Manfaat Tidur Siang Bagi Siswa
Tidur siang ternyata memiliki banyak manfaat bagi perkembangan siswa. Menurut Dayat, kebijakan tidur siang didukung oleh landasan epistemologis yang kuat, yang terbukti secara ilmiah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tidur siang secara teratur memiliki hubungan positif dengan kebahagiaan, ketekunan, dan prestasi akademis. Salah satunya adalah riset yang dilakukan oleh Jianghong Liu dari Universitas Pennsylvania pada tahun 2019.
Penelitian ini menemukan bahwa tidur siang secara teratur membantu meningkatkan kemampuan kognitif siswa dan membuat emosi mereka lebih stabil.
Selain itu, sebuah penelitian eksperimental yang dilakukan oleh Universitas Hong Kong pada tahun 2018 menunjukkan bahwa siswa yang tidur siang memiliki kemampuan memori yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak tidur siang.
Dalam penelitian tersebut, siswa yang tidur siang teratur memiliki kemampuan mengingat cerita dan pasangan kata dalam bahasa yang lebih tinggi, yang tentu saja dapat mendukung kemampuan akademis mereka.
Bukti Saintifik yang Mendukung Program Tidur Siang
Berdasarkan hasil penelitian-penelitian tersebut, tidur siang teratur terbukti meningkatkan kualitas istirahat dan kesejahteraan mental siswa.
“Tidur siang memberikan kesempatan bagi siswa untuk beristirahat dengan lebih baik, sehingga mereka bisa lebih segar saat kembali mengikuti pelajaran,” kata Dayat.
Dengan adanya program tidur siang ini, siswa tidak hanya mendapatkan waktu untuk istirahat fisik, tetapi juga mental, yang pada gilirannya akan membantu mereka lebih fokus dan siap menghadapi pelajaran berikutnya.
Pertimbangan Penting dalam Menerapkan Program Tidur Siang
Meski manfaat tidur siang sudah terbukti, Dayat mengingatkan bahwa penerapannya harus memperhatikan beberapa faktor penting.
“Ketersediaan tempat tidur dan pengendalian waktu menjadi pertimbangan yang serius. Waktu tidur siang tidak boleh mengganggu jam pelajaran dan proses belajar mengajar di sekolah,” tuturnya.
Oleh karena itu, SMPN 39 Surabaya perlu memastikan bahwa fasilitas yang ada mendukung kenyamanan tidur siswa, seperti tempat tidur yang memadai dan waktu tidur yang tidak terlalu lama agar tidak mengganggu kegiatan akademis.
Program Tidur Siang sebagai Contoh untuk Sekolah Lain
Program tidur siang di SMPN 39 Surabaya adalah contoh yang bisa diikuti oleh sekolah-sekolah lain. Dengan dukungan dari penelitian ilmiah, kebijakan ini dapat membantu menjaga keseimbangan antara prestasi akademis dan kesejahteraan siswa. Tidur siang bukan hanya sekadar aktivitas istirahat, tetapi juga bagian dari strategi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesehatan mental siswa.
Dayat menyebut, implementasi program tidur siang di SMPN 39 Surabaya menunjukkan bagaimana kebijakan berbasis bukti ilmiah dapat memberikan dampak positif bagi siswa. Tidur siang teratur, seperti yang telah dibuktikan oleh berbagai penelitian, mampu meningkatkan kognisi, stabilitas emosi, dan kemampuan akademis siswa.
Dengan pertimbangan yang tepat, seperti fasilitas yang mendukung dan pengaturan waktu yang bijaksana, program tidur siang ini bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan produktif. [ipl/aje]






