Surabaya (beritajatim.com) – Untuk mensuport penanggulangan Covid-19 di Kota Surabaya, SPS Foundation yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya memberikan fasilitas tempat isolasi mandiri di SMK Kristen Harapan Sejati, Surabaya barat.
Uniknya, tempat isolasi yang berada di tempat komplek sekolah ini bukan menggunakan tempat tidur kayu atau kasur. Melainkan pakai Surabaya Mekabox (SMB). Merupakan manufaktur corrugated carton box atau tempat tidur dari kardus yang saat ini tengah hits digunakan oleh para atlet Olimpiade di Jepang.
Sebanyak 100 carton box disiapkan untuk para pasien covid 19 yang isolasi mandiri dan terdiri dari dua ruangan di lantai tinga dan lima. “Yayasan Sumber Pengayoman Sejati (SPS) meminjamkan gedung untuk tempat isolasi terpusat covid-19. Ada dua lantai yang dipersiapkan untuk ruang isolasi putra, ruang isolasi putri serta tempat istirahat nakes. Total ada 100 bed yang sudah disiapkan saat serah terima. Apabila dibutuhkan masih ada 2 lantai lagi yang dapat dimaksimalkan hingga 300 bed,” ungkap Monica Suryani, Ketua Yayasan SPS Bidang Pendidikan, Jumat (23/7/2021).
Diceritakan Monica, ruang kelas ini dimodifikasi sebagai ruang bagi pasien dengan menambahkan bed, gorden dan AC. Sedangkan kamar mandi ditambah shower.
Pihak yayasan SPS menyerahkan sepenuhnya gedung tersebut untuk operasionalnya digunakan Dinkes Surabaya dalam penanggulangan covid-19. Mengenai pembukaan tempat isolasi, jumlah nakes yang akan bertugas dan kriteria pasien, sepenuhnya menjadi kewenangan Dinas Kesehatan Surabaya.
Sementara itu Kabid Pelayanan Kesetahan Primer Dinkes Kota Surabaya dr. Sri Setyani mengungkapkan bahwa instruksi presiden untuk menyediakan tempat isolasi terpusat sedang dikebut.
“Dengan adanya varian baru ini, banyak muncul cluster keluarga. Kota Surabaya ingin segera menuntaskan ini, ada 154 kelurahan dan 31 kecamatan, masing-masing akan punya tempat isolasi terpusat,” ungkapnya.
Sehingga, ketika ada yang terdeteksi positif Covid-19 lewat tes antigen maupun tes PCR, di level kelurahan maupun kecamatan sudah bisa mengevaluasi agar segera dapat memisahkan diri dari keluarga.
Pihaknya mengapresiasi langkah Yayasan SPS dan SMB berinisiatif bekerjasama dengan Pemkot untuk mewujudkan tempat isolasi terpusat ini.
“Terima kasih ini menjadi yang pertama dengan pihak swasta (menyediakan tempat isoman terpusat.red) bergandengan tangan. Menjadi contoh bagi yang lain untuk bisa ikut menyediakan tempat isolasi mandiri terpusat,” kata dr. Sri.
Dengan banyaknya pihak yang bergandengan tangan, diharapkan pandemi cepat teratasi berakhir. Sehingga momen kemerdekaan Agustus mendatang menjadi momen merdeka dari Covid-19 pula.
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid-surabaya”]
Hal yang sama juga diungkap Kepala Kecamatan Sambikerep Ferdhie Ardiansyah. Menurutnya ini bisa jadi yang pertama di Indonesia bekerja sama dengan pihak swasta dan juga mewujudkan 1 kelurahan 1 tempat isoman terpusat.
“Kecamatan Sambikerep punya 4 kelurahan, selain di gedung ini ada 3 lagi yang sudah dipersiapkan. Warga tidak perlu jauh-jauh,” jelasnya.
Kecamatan Sambikerep berada di Surabaya Barat yang memang lokasinya jauh dari tempat isolasi Asrama Haji, RS Lapangan Tembak, dan RS Lapangan Indrapura di Surabaya. [way/but]







