Banyuwangi (beritajatim.com) – Seorang guru bernama Dian Sulistiawan (39), warga Kecamatan Siliragung ditemukan meninggal dunia mengambang di Pantai Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Korban merupakan tenaga pengajar di SMK Puspa Bangsa 2, Kecamatan Siliragung.
Jasadnya ditemukan oleh tim SAR gabungang dari Basarnas, TNI/ Polri, TRC BPBD Banyuwangi, sejumlah relawan dan dibantu warga di Pantai Dadung sekitar Sukamade.
“Tepat pada pukul 08.30 WIB di perariran Pantai Dadung atas nama Dani. Jarak penemuan 2.5 Km arah barat TKM (tempat kejadian musibah). Saat ini korban diantar ke rumah duka di Tegalwagah, Kecamatan Tegalsari,” tulis laporan petugas TRC BPBD Banyuwangi, Ade Setiawan, Senin (7/3/2022).
Sebelum diserahkan ke keluarga, lanjut Ade, petugas medis melakukan visum terhadap korban. “Langsung kita serahkan ke keluarga dan keluarga menerimanya,” ungkapnya.
Namun, operasi SAR pencarian orang hilang ini masih terus berlanjut. Karena masih ada satu orang lagi yang dinyatakan hilang. Dia atas nama Rudi Listiyono (24) asal Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran yang tidak lain adalah teman korban.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tewas-tenggelam”]
Awalnya, dua orang tersebut berangkat dari Kecamatan Siliragung menuju perkampungan Dusun Sukamade, Kecamatan Pesanggaran ke rumah saudaranya, Sabtu (5/32022).
Kemudian setibanya di perkampungan, dua orang tersebut menuju Pantai Sukamade untuk mencari ikan. Namun, hingga Minggu (6/3/2022) kedua orang tersebut belum kembali ke rumah saudaranya di Perkampungan Sukamade. Dua orang ini berangkat menggunakan motor Honda Win berwarna hitam P3577QAK.
Motor Honda Win itu menjadi saksi sebelum dua pemiliknya dilaporkan hilang. Motor berwarna hitam tersebut ditinggalkan oleh dua pemancing di Pantai Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Saat ditemukan, motor itu tidak ada yang menjaga. Bahkan, dua orang yang membawanya hingga kini juga belum ditemukan. [rin/suf]






