Surabaya (beritajatim.com) – Bagi para pencinta kuliner dan keindahan alam, menikmati hidangan dengan latar panorama pegunungan tentu jadi pengalaman yang tak hanya memanjakan lidah, tapi juga menyegarkan batin. Di tengah geliat wisata alam di Jawa Timur, satu nama mencuat sebagai destinasi yang wajib dikunjungi, terutama saat libur panjang sekolah seperti sekarang: Bromo Hillside, kafe tertinggi di Jawa Timur.
Terletak di Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Bromo Hillside menawarkan pengalaman kuliner yang berpadu harmonis dengan keindahan alam pegunungan. Tak heran, masyarakat sekitar menyebutnya sebagai Kafe 360°, karena dari satu titik pengunjung bisa menikmati pemandangan ke segala arah—hamparan perbukitan, kabut yang menari, hingga langit yang perlahan berubah warna menjelang senja.
Satu hal yang membedakan Bromo Hillside dari tempat nongkrong lainnya adalah lokasinya yang berada di ketinggian, menawarkan panorama alam yang benar-benar memukau. Pemandangan ini tak hanya menyuguhkan estetika bagi mata, tapi juga mengajak jiwa untuk beristirahat sejenak dari rutinitas harian yang penuh tekanan.
Apalagi, jika datang saat pagi hari, pengunjung bisa menikmati sarapan hangat sembari menyaksikan matahari terbit dari balik lautan awan—sebuah pengalaman spiritual yang tak ternilai harganya.
Bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi tersebut, kafe ini buka mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB pada hari biasa, dan mulai pukul 04.00 WIB saat akhir pekan. Ini memberi kesempatan bagi wisatawan untuk benar-benar menghayati setiap detik suasana pagi Bromo yang magis.
Soal menu, jangan khawatir. Bromo Hillside menyajikan aneka hidangan menggugah selera, mulai dari kuliner khas Nusantara seperti Nasi Ayam Betutu, Rawon, hingga Sop Iga. Untuk pecinta hidangan Asia dan Western, tersedia pula pilihan seperti Chicken Katsudon, Kwetiauw, hingga Grilled US Striploin.
Bahkan bagi mereka yang datang hanya untuk ngopi santai, tersedia aneka kopi dari racikan lokal hingga internasional: Volcano Bromo, Macchiato Caramel, hingga minuman non-kopi seperti Matcha, Taro, dan Cokelat.
Dengan harga masuk mulai dari Rp50 ribu, pengunjung sudah mendapatkan welcome drink seperti es lemon tea atau teh hangat, serta kudapan ringan seperti potato wedges atau dumpling chips. Bagi pengunjung yang datang saat matahari terbit, tersedia menu spesial berupa susu atau kopi hangat dan roti bakar.
Tak hanya soal makanan dan minuman, pengalaman visual juga menjadi nilai jual utama. Di area outdoor, pengunjung bisa bersantai di hammock sembari berfoto dengan latar belakang perbukitan yang memesona. Sementara di bagian indoor, suasananya lebih elegan—cocok bagi yang ingin bersantai dengan nuansa tenang dan hangat.
Dengan semua daya tarik tersebut, Bromo Hillside bukan sekadar tempat makan. Ia adalah ruang untuk mengagumi semesta, mengendapkan perasaan, dan menemukan kembali keindahan dalam hal-hal sederhana—seperti menyeruput secangkir kopi hangat di pagi hari yang sunyi.
Dalam hiruk-pikuk dunia modern, tempat seperti ini menjadi oase. Tempat di mana setiap kunjungan menjadi cerita, dan setiap momen layak diabadikan. Maka, bila Anda sedang mencari tempat untuk merayakan liburan bersama keluarga atau sekadar menepi dari rutinitas, Bromo Hillside bisa jadi pilihan yang sempurna. Sebab di sanalah, rasa dan rupa berpadu dalam satu saji. (fyi/but)






