Surabaya (beritajatim.com) – Sensasi berbuka puasa dengan menu es krim goreng menjadi sajian unik yang ditawarkan The Alana Hotel Surabaya bagi para tamu dan pemburu takjil. Menu ini dihadirkan kembali karena dinilai memiliki cita rasa khas dan sudah jarang ditemukan dalam sajian dessert hotel.
Eksekutif Chef The Alana Hotel Surabaya, Chef Susanto, mengatakan es krim goreng sebenarnya bukan menu baru, namun dalam beberapa tahun terakhir jarang diangkat sebagai menu utama, khususnya di hotel berbintang.
“Menu es krim goreng sebenarnya sudah lama dikenal, tetapi beberapa tahun terakhir jarang ada yang mengangkatnya. Karena itu kami mencoba menghadirkannya kembali sebagai menu unggulan tahun 2026, khususnya untuk program buka puasa,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, secara umum menu hotel berbintang empat cenderung memiliki kesamaan, seperti sajian khas Arab, western, dan makanan Indonesia. Karena itu, inovasi pada menu dessert menjadi salah satu strategi untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para tamu.
“Jadi saya berusaha berinovasi pada dessert menjadi salah satu strategi untuk memberikan pengalaman berbeda bagi tamu,” jelasnya.
Menurut Chef Susanto, daya tarik utama es krim goreng terletak pada kombinasi tekstur dan sensasi suhu yang kontras. Bagian luar terasa renyah dan hangat, sementara bagian dalam tetap lembut dan dingin.
Proses pembuatannya dimulai dengan membentuk es krim menjadi bulat, kemudian dilapisi roti tawar yang dipipihkan hingga menutup seluruh permukaan. Setelah itu, es krim dibekukan kembali sebelum dilapisi tepung dan adonan goreng, lalu digoreng cepat agar bagian luar renyah tanpa mencairkan bagian dalam.
Chef Susanto menambahkan, es krim goreng tidak disajikan setiap hari, melainkan hadir secara rotasi dalam rangkaian menu buka puasa. Namun, menu es krim tetap tersedia setiap hari dengan variasi berbeda.
“Kami ingin memberikan sesuatu yang berbeda bagi tamu. Sensasi panas di luar dan dingin di dalam membuat pengalaman makan menjadi lebih menarik, terutama saat berbuka puasa,” pungkasnya. (way/but)






