Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Komite IV DPD RI, Senator Ahmad Nawardi, menyampaikan bahwa program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu jalur penting menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, program ini bukan sekadar bantuan makanan, tetapi langkah besar untuk membangun kualitas manusia Indonesia sejak dini.
Senator asal Jawa Timur ini mengapresiasi Badan Gizi Nasional (BGN) pimpinan Dadan Hindayana yang sangat cepat membangun dan merealisasikan program prioritas Presiden Prabowo. Hanya dalam waktu setahun BGN telah membangun 23.000 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) seluruh Indonesia. “Ini bukan pekerjaan mudah, tapi di tangan BGN pekerjaan yang berat jadi ringan, karena sistem yang di bangun luar biasa dan mereka bekerja 24 jam,” ujarnya.
Nawardi menegaskan bahwa keberhasilan ekonomi tidak boleh hanya diukur dari angka pertumbuhan. Ekonomi yang kuat harus berdiri di atas fondasi sosial yang kokoh. Jika masyarakat sehat, anak-anak tumbuh dengan gizi cukup, dan kebutuhan dasar terpenuhi, maka pertumbuhan ekonomi akan lebih stabil dan berkelanjutan.
Ia mengingatkan bahwa selama ini perdebatan publik sering melihat program seperti MBG hanya sebagai beban anggaran. Padahal, jika dipahami secara menyeluruh, program ini adalah investasi jangka panjang pada sumber daya manusia. Negara sedang menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
Menurut Nawardi, pengalaman dinamika sosial beberapa waktu lalu menjadi pelajaran penting. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan bertahan jika masyarakat merasa tertinggal. Karena itu, program penguatan gizi masyarakat dapat menjadi penopang stabilitas dan menjaga ketenangan sosial.
Ia berharap semua pihak melihat MBG sebagai bagian dari strategi besar pembangunan nasional. Pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesejahteraan, dan stabilitas harus berjalan bersama. Dengan cara itulah Indonesia dapat melangkah mantap menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.
Ia mengapresiasi Polri telah membangun 1.179 SPPG dan 18 gudang katahanan pangan Polri. Ia berharap lembaga yang lain ikut jejak Polri mensukseskan program prioritas Presiden. (tok/ian)






