Pamekasan (beritajatim.com) – Karnaval tingkat pelajar di kabupaten Pamekasan, kembali digelar bersamaan dengan momentum menyambut Hari Kemerdekaan Ke-80 Republik Indonesia, Tahun 2025. Khususnya setelah vakum selama dua tahun berturut-turut.
Karnaval tersebut menjadi salah satu dari beragam jenis perlombaan yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan RI 2025. Serta dikhususkan untuk kalangan pelajar, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat.
Dalam karnaval yang mengusung tema ‘Bangkit Bersama untuk Pamekasan Sejahtera, Indonesia Maju’, diawali dengan lomba karnaval tingkat SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang diikuti sebanyak 30 peserta dari lembaga pendidikan, digelar pada Senin (11/8/2025).
Untuk karnaval tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) diikuti sebanyak 15 kelompok, sedangkan tingkat SMA dan sederajat, diikuti sebanyak 13 kelompok dari berbagai lembaga pendidikan, dan dijadwalkan digelar Selasa (12/8/2025) besok.
Perlombaan tersebut dipusatkan di Pendopo Budaya Wakil Bupati Pamekasan, sekaligus dijadikan sebagai titik start hingga di lokasi finish di SMA Negeri 2 Pamekasan, Jl Jokotole, Pamekasan.
“Karnaval kali ini diikuti sebanyak 25 kelompok dari tingkat SD, 5 kelompok dari MI, 11 kelompok dari SMP dan 4 kelompok dari MTs. Sedangkan untuk tingkat SMA dan MA tercatat sebanyak 13 kelompok (peserta karnaval),” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Mohammad Alwi.
Lebih lanjut disampaikan, para peserta karnaval mengenakan berbagai pakaian adat dan profesi, membawa bendera merah putih, serta dimeriahkan dengan penampilan drumband siswa. “Karnaval ini mengintegrasikan pada pengembangan 5 karakter bangsa, yakni religius, nasionalis, mandiri, gotong royong dan integritas,” ungkapnya.
Sementara Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman menyampaikan apresiasi dengan penuh bangga terhadap beragam atraksi budaya melalui karnaval kemerdekaan. “Kegiatan ini merupakan momentum penting untuk merefleksikan kembali tekad dan semangat, serta keinginan bangsa Indonesia memperjuangkan nilai-nilai perjuangan 1945,” tegasnya.
“Melalui penampilan budaya yang beraneka ragam, maka pikiran dan perasaan akan diingatkan bahwa walaupun terdiri dari keragaman suku, budaya, dan bahasa yang berbeda, akan tetapi sebenarnya satu nusa, satu bangsa, satu budaya dan bahasa, yaitu Indonesia,” pungkasnya.
Selain karnaval, juga terdapat beberapa jenis perlombaan lain yang digagas dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Ke-80 RI. Sebagian besar perlombaan tersebut dikhususkan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan.
Dari beragam jenis perlombaan tersebut, di antaranya lomba bola voly gembira, Tenis Meja, kebugaran, memasukkan paku dalam botol, Nyo’on Ghaddhang, hingga lomba Tartil Al-Qur’an antar OPD.
Sedangkan perlombaan lainnya meliputi lomba keindahan dan kebersihan antar OPD, Kecamatan dan Kelurahan, lomba keindahan lampu hias antar kelurahan, serta lomba Merah Putih dalam Lensa yang diperuntukkan bagi masyarakat umum. [pin/ted]






