Surabaya (beritajatim.com) – Aksi kericuhan antar pengunjung hiburan malam kembali terjadi di Surabaya, kali ini pengunjung diskotik Alcatraz di Komplek Pertokoan Jembatan Merah Plaza, Minggu (20/2/2022) sekitar pukul 01.00 WIB terlibat tawuran yang menyebabkan 1 orang mengalami luka bacok parah.
Menurut keterangan saksi, awalnya gesekan terjadi di dalam diskotik. Namun tak berselang lama, kedua kelompok kembali melanjutkan permasalahan ke area parkir hiburan malam yang buka hingga pukul 03.00 WIB. Dari kericuhan di tempat parkir tersebut, satu korban tergeletak karena disabet pisau penghabisan.
“Yang kebacok tangan sebelah kanan, luka parah mas,” ujar saksi yang menolak namanya dimediakan.
Dari keterangan saksi tersebut, pisau yang digunakan menyabet lawan berasal dari balik baju pelaku. Belum sempat melawan, pelaku langsung menyabetkan sajam yang dibawanya.
“Melihat itu, korban berusaha menangkis pisau pelaku, sehingga lengan kanannya mengalami luka cukup parah,” ujar saksi yang mewanti wanti identitasnya tidak dipublikasikan.
Korban yang sudah terjatuh lantas menjadi bulan-bulanan kelompok pelaku. Rekan korban yang melihat hal tersebut lantas lari meninggalkan korban yang dihajar habis-habisan. Beruntung, tak lama kemudian pelaku pergi dan rekan korban datang membawa bantuan untuk menyelamatkan.
“Temannya langsung lari, meski mengalami luka korban masih sempat dihajar oleh para pelaku. Gak lama trus pelaku pergi, Setelah pelaku pergi, temannya baru kembali lagi dan membawanya ke RS Dr Soetomo,” ujarnya lebih lanjut.

Sementara Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana saat dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan terjadinya tawuran antar dua kelompok pengunjung diskotik Alcatraz tersebut.
“Setelah mendapat laporan, anggota mendatangi lokasi dan dari keterangan beberapa saksi korban bersama rekannya terlibat keributan dengan kelompok pengunjung yang tidak dikenal,” terang Mirzal.
“Keributan berlanjut hingga di luar diskotik, dan salah satu pelaku ada yang membawa parang kemudian disabetkan kepada korban hingga mengalami luka di lengan kiri dan kanan hingga patah tulang,” tambah Mirzal.
Selain mengalami luka bacok cukup parah di lengan kirinya, Mirzal menjelaskan korban juga mengalami luka robek di kaki kanannya serta benjolan di kepala akibat benturan dan pukulan benda tumpul serta barang barang barangnya hilang.
“Korban juga mengalami kehilangan dompet dan ponsel. Saat ini anggota sedang masih melakukan penyelidikan,” pungkas Mirzal. (ang/ted)






