Surabaya (beritajatim.com) – Marselino Ferdinan menjadi pahlawan Persebaya di hadapan ribuan suporter yang mulai meletup emosinya. Pasalnya, pemain 17 tahun itu menjadi aktor kemenangan Persebaya berkat satu gol tunggalnya di menit ke-90+5.
Gol Marsel itu tercipta melalui sepakan keras dari luar kotak penalti usai menerima umpan matang dari Supriadi. Sontak, gol itu pun membuat seisi Stadion GBT bergemuruh.
Pelatih Persebaya Aji Santoso buka-bukaan soal gol Marselino Feridnan. Dia menilai, wonderkidnya itu memang punya spesialisasi melakukan tendangan dari luar kota penalti. Hal itu tak diragukannya sama sekali.
[berita-terkait number=”5″ tag=”persebaya”]
Oleh karenanya, Aji selalu menekankan kepada Maraelino agar berani melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. “Saya selalu tekankan ke Marsel dia harus berani coba (melakukan tendangan jarak jauh, red),” kata Aji saat sesi post match press conferece.
Sementara itu, Marselino Fardinan mengatakan, gol itu merupakan yang perdana baginya di Liga 1 musim ini. Sekaligus menjadi laga perdananya di hadapan para Bonek. “Ini (pertandingan, red) bagi saya, baru pertama kali ditonton (Bonek, red),”ucapnya.
Dia pun tak menampik, gol itu merupakan hal yang emosional baginya. Bahkan, saat berselebrasi dia pun sampai membuka jersey yang dikenakannya. “Saya juga tadi emosional, selebrasi buka baju. Gak mikir kartu kuning juga saya,” ungkapnya. (way/kun)






