Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang meraih peringkat 1 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se – Indonesia. Pemeringkatan tersebut dilakukan oleh 4 International Colleges and Universities (4ICU) atau UniRank per Februari 2024 ini.
Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. HM Zainuddin M.A, membenarkan bahwa UIN Malang ada di posisi pertama sebagai PTKIN terbaik se-Indonesia. Torehan tersebut sebagai buah hasil kerja keras dan ikhlas seluruh civitas UIN Malang, mulai dari pimpinan sampai para staf.
“Saya sebagai Rektor mengucapkan Alhamdulillah. Ini semua berkat kerja keras dan ikhlas para pimpinan dan para staf semua, akhirnya top ranking PTKIN dapat diraih. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dalam meningkatkan berbagai aspek yang ada di UIN Malang baik akademik, sumber daya manusia, infrastruktur, dan aspek lain,” ungkap Prof Zain.
Dalam waktu dekat UIN Maliki Malang berharap agar segera SK akreditas internasional segera turun. Rektor menegaskan bahwa pihaknya bertekad mewujudkan UIN Malang menjadi international recognition and reputation dan menjadi destinasi kajian Islam dunia.
“Berbagai upaya, kreasi dan inovasi terus dilakukan untuk melesatkan UIN Maliki Malang sebagai kampus Unggul bereputasi internasional,” ujar Prof Zainuddin melalui keterangan tertulis, Selasa (13/2/2024).
Prof Zainuddin mengatakan dalam beberapa kesempatan sebelumnya, bahwa UIN Maliki Malang punya tiga distingsi yang membedakan dengan kampus lain. Pertama, UIN Maliki memiliki Ma’had Al Jami’ah di lingkungan kampus.
Kedua, markaz al-lughah atau pusat bahasa yang menyediakan fasilitas pembelajaran bahasa asing di UIN Maliki Malang. Ketiga, adanya Hai’ah Tahfidz al-Quran sebagai unit pendidik mahasiswa-mahasiswi penghafal Kitab Suci Al-Quran.

“Dalam proses pembelajaran, UIN Maliki Malang mengintegrasikan ilmu sains dan agama. Ya, tentu harapannya sesuai visi yang sudah kami canangkan, yaitu menjadikan UIN Malang bereputasi internasional,” katanya.
Sementara itu, dalam pemeringkatan UniRank, dibawah UIN Maliki Malang, terdapat kampus PTKIN besar lain, seperti UIN Sunan Ampel Surabaya di posisi kedua, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di posisi ketiga, UIN Sunan Gunung Djati Bandung berada di posisi keempat dan posisi kelima diraih UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Disisi lain, secara nasional, UIN Maliki Malang memiliki peringkat yang cukup prestisius. Kampus Ulul Albab masuk dalam 50 besar kampus terbaik di Indonesia bersama perguruan tinggi lain baik swasta maupun negeri. Secara nasional, UIN Maliki Malang berada pada posisi ke 32.
Dalam mekanisme pemeringkatan, terdapat tiga kriteria yang digunakan 4ICU agar Perguruan Tinggi ikut serta dalam penilaian. Pertama, lembaga telah terakreditasi oleh badan akreditasi nasional atau daerah setempat sehingga perguruan tinggi yang belum terakreditasi, otomatis tak tercakup dalam penilaian.
Kedua perguruan tinggi tersebut menyediakan pendidikan tingkat Strata 1 (sarjana) dan/atau Pascasarjana, baik tingkat Master (S2) atau Doktoral (S3). Ketiga, penerapan sistem pendidikan secara offline atau langsung dengan bertatap muka dengan format pendidikan di kelas yang mempertemukan dosen dan mahasiswa.
Untuk metodologi pemeringkatan, dilakukan menggunakan uni Rank University Ranking yang sudah terdaftar sebagai Global University Ranking oleh IREG Observatory on Academic Ranking and Excellence. Penggunaan algoritma juga mempertimbangkan beberapa website lain yang independen, diantaranya Alexa Global Rank, SimilarWeb Global Rank dan beberapa lain. [dan/aje]






