Bojonegoro (beritajatim.com) – Grafik jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan angka kenaikan. Selama 10 hari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat kini justru memasuki zona merah, Rabu (14/7/2021).
Sejak ditetapkan PPKM Darurat jumlah kasus baru terus mengalami peningkatan. Mulai dari tanggal 3 Juli 2021 kasus terkonfirmasi positif ada 13 orang dan aktif dirawat 107 orang. Dan mulai mengalami peningkatan yang signifikan pada tanggal 6 Juli ada 51 orang yang positif.
Sejak setelah itu, jumlah kasus baru terus mendekati angka 100 orang perhari. Pada tanggal 7 Juli angka kasus terkonfirmasi sebanyak 98 orang, sembuh 30 orang dan meninggal empat orang. Pada 8 Juli, ada 97 kasus baru dengan pasien sembuh 30, dan meninggal 10 orang.
Puncak penambahan kasus baru di masa PPKM Darurat terjadi pada 9 Juli, sebanyak 139 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, dengan angka kesembuhan sebanyak 24 orang dan meninggal dunia 16 orang. Setelah itu, jumlah kasus mulai mengalami penurunan meski tidak terlalu signifikan.
Per tanggal 10 Juli sebanyak 99 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, pasien yang sembuh 37 orang dan meninggal dunia 12 orang dan trennya mulai menurun dengan jumlah kasus baru pada 14 Juli sebanyak 81 orang, dengan pasien sembuh 57 orang dan meninggal 4 orang. Sehingga total pasien aktif dirawat per hari ini pukul 18.00 WIB sebanyak 511 orang.
Update harian kasus Covid-19 yang dilaporkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, saat ini Bojonegoro memasuki zona merah. Untuk menekan pertumbuhan kasus baru, Pemkab Bojonegoro mempercepat distribusi vaksinasi kepada masyarakat.
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid-19-bojonegoro”]
“Kegiatan Vaksinasi Covid-19 per tgl 10 Juli 2021, jumlah Dosis I yang telah disuntikkan sebanyak 136.574 dan jumlah Dosis II sebanyak 48.811 vaksin, dari target vaksinasi sebanyak 763.645 orang,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Triguno.
Sementara diketahui, untuk mengakses ketersediaan kamar tidur di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 masyarakat bisa memanfaatkan situs yankes.kemkes.go.id/app/siranap.
Berdasar data dari laman tersebut ada sembilan RS rujukan Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro. Di antaranya RS Bhayangkara, RSUD Sumberrejo,RS Ibnu Sina, RSIA Fatma, RS Muslimat NU Muna Anggita, RS Aisyiyah, RS Muhamadiyah Sumberejo, RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo, dan RSUD Padangan.
Sesuai data di situs tersebut, RSUD Padangan tersedia 46 tempat tidur, tersisa 21 tempat tidur. RSUD dr R. Sosodoro Djatikoesoemo tersedia 209 tempat tidur, tersisa 61 tempat tidur. RS Muhammadiyah Sumberrejo tersedia 23 tempat tidur sudah terisi penuh. RS Aisyiyah tersedia 76 tempat tidur, tersisa 10 tempat tidur.
[berita-terkait number=”4″ tag=”vaksin”]
RS Muslimat NU Muna Anggita tersedia 5 tempat tidur sudah terisi penuh. RSIA Fatma tersedia 2 tempat tidur, tersisa 1 tempat tidur. RS Ibnu Sina tersedia 20 tempat tidur sudah terisi penuh. RSUD Sumberrejo tersedia 42 tempat tidur, tersisa 11 tempat tidur. RS Bhayangkara tersedia 60 tempat tidur, tersisa 29 tempat tidur.
Jadi, total tempat tidur RS di Bojonegoro sebanyak 483 tempat tidur. Sedangkan jumlah pasien yang dirawat di sembilan RS itu sebanyak 359 pasien. Sehingga, BOR saat ini sekitar 74,3 persen. [lus/suf]






