Surabaya (beritajatim.com) – Bagi sebagian orang, olahraga adalah sesuatu yang melelahkan. Namun, siapa sangka bahwa olahraga dan berkeringat memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan. Faktanya, tiap jam rata-rata manusia dapat menghasilkan keringat satu hingga tiga liter. Hal itu dikarenakan tubuh manusia memiliki sekitar dua hingga lima juta kelenjar keringat yang bekerja di bawah kulitnya.
Ada berbagai hal yang menyebabkan seseorang berkeringat, diantaranya karakteristik fisiologis seperti usia, jenis kelamin, suhu ruangan, intensitas berolahraga, rasa cemas, bahkan kelebihan berat badan. Namun, Olahraga dan keadaan panas merupakan penyebab keringat paling umum karena tugas utama berkeringat untuk mendinginkan tubuh. Hanya saja, memang benar badan berkeringat seringkali membuat kita merasa tidak nyaman dan merusak penampilan.
Ada berbagai manfaat berkeringat yaitu melawan kuman dengan bantuan kelenjar keringat yang memproduksi antibiotik natural melawan kuman bernama dermcidin. Nyatanya, bakteri berkembang dalam keadaan kondisi panas dan lembab. Disini lah peran dermcidin membatasi perkembangan bakteri dan mengurangi risiko infeksi.
Tapi perlu diingat, perlindungan dari antibiotik dapat berkurang bila terlalu lama mandi setelah berkeringat. Selain itu, keringat berperan penting dalam proses penutupan luka atau pemulihan. Kelenjar keringat memiliki kekuatan untuk menyembuhkan luka dengan lebih cepat. Secara lebih jelas, kelenjar eccrine menyimpan sel induk dewasa yang mampu mengambil tindakan cepat saat terjadi luka. Berbagai luka lebih mudah disembuhkan adalah goresan, luka bakar, dan bisul.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
Berkeringat dapat membantu kinerja ginjal dengan baik. Keringat yang keluar mengurangi jumlah garam dan kalsium dalam urin dan ginjal, sehingga menurunkan risiko pembentukan batu ginjal. Bukan hanya itu, berkeringat menciptakan rasa haus dan mendorong kita minum lebih banyak minum.
Melakukan aktivitas fisik dalam jumlah kecil dan pengurangan asupan kalori dapat membantu mengurangi risiko perkembangan batu ginjal hingga 31 persen. Jadi bukan masalah jika berkeringat sedikit dan lebih sering memprioritaskan olahraga sederhana setiap hari.
Manfaat lain yang dapat diberikan dari berkeringat adalah meningkatkan rasa bahagia. Namun bukan sembarang keringat yang keluar dapat memicu kebahagiaan. Keringat yang berasal dari kegiatan olahraga atau aktivitas fisik di luar yang dapat meningkatkan level hormon endorfin dalam tubuh. Peningkatan endorfin tubuh terjadi ketika otak menemukan aktivitas yang tepat sehingga menjadi candu. (PRD/ian)






