Jember (beritajatim.com) – Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Jember, Jawa Timur, menggelar Sekolah Kepemimpinan Politik dan Kebangsaan. Bertempat di Aula Ahmad Zainuri, Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Sabtu (10/9/2022) pagi, kegiatan ini bertujuan untuk memupuk kesadaran kritis kaum muda dalam berpolitik.
Bupati Jember, Hendy Siswanto saat membuka kegiatan ini mengaku bangga. Dia berharap kegiatan serupa bisa digagas oleh organisasi kemasyarakatan yang lain.
“Ini keren. Ini penting untuk anak-anak milenial kita semua untuk bekal ke depan, karena perjuangan di era mereka lebih berat. Bagaimana mengatur semuanya,” kata Hendy.
Dengan pena, kata Hendy, kader Muhammadiyah bisa membuat sebuah kebijakan. Dengan kebijakan itu, segala sesuatu bisa berubah.
“Apalagi di Muhammadiyah sudah punya basic dakwah. Kalau politik disampaikan dengan dakwah akan jadi framing seseorang punya moral. Jujur dan bermartabat akan didapatkan di situ,” kata Hendy.
Lebih lanjut, Hendy menyatakan Muhammadiyah punya potensi luar biasa dalam menggerakkan umat. Dampaknya bahkan bisa menggerakkan ekonomi daerah.
“Muhammadiyah besar sekali. Kalau Muhammadiyah membuat kegiatan di luar secara terbuka, justru akan menggerakkan ekonomi kita. Dakwah bil hal dapat, ekonomi juga dapat. Itu yang kami harapkan,” kata Hendy. [wir/beq]






