Tuban (beritajatim.com) – Program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yakni Interactive Flat Panel (IFP) atau smart tv berukuran 75 inci mulai didistribusikan ke sekolah-sekolah di Kabupaten Tuban. IFP merupakan layar sentuh interaktif yang menggabungkan fungsi monitor, komputer, dan papan tulis digital untuk pembelajaran maupun presentasi.
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, distribusi perangkat ini sudah berjalan dari jenjang PAUD hingga SMP. Kasi Penyelenggaraan Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Tuban, Sri Lestari, S.Pd menyampaikan bahwa untuk jenjang SMP total penerima sebanyak 102 sekolah, dengan rincian 90 sekolah sudah menerima dan 12 masih dalam proses.
“Sejak September 2025, untuk jenjang SMP total penerima sebanyak 102, yang sudah menerima ada 90 dan 12 on process,” ujar Sri Lestari, Jumat (3/10/2025).
Untuk jenjang SD total penerima sebanyak 569 sekolah, dengan 540 sudah menerima dan 29 masih dalam proses. Sedangkan jenjang PAUD sebanyak 375 sekolah, di mana 365 sudah menerima dan 10 masih dalam proses.
Sri Lestari menjelaskan bahwa distribusi masih berproses karena ada sekolah yang sedang menyesuaikan data di Dapodik terkait ketersediaan internet dan listrik, serta ada yang perangkatnya masih dalam perjalanan.
Adapun bantuan IFP ini diberikan satu unit untuk setiap sekolah, dengan opsi konfirmasi menerima atau menolak. Namun di Kabupaten Tuban seluruh sekolah dipastikan menerima.
“Di Kabupaten Tuban semua sekolah mengonfirmasi menerima atau tidak ada yang menolak,” tambahnya.
Sri Lestari menegaskan bahwa distribusi IFP bertujuan menunjang pembelajaran di era digital. Menurutnya, pemanfaatan teknologi ini penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Melalui IFP ini pembelajaran akan lebih efektif dan menyenangkan bagi peserta didik,” ungkapnya.
Ia berharap perangkat ini bisa menjadi media pembelajaran interaktif yang mendukung implementasi kurikulum berbasis digital serta penguatan literasi di sekolah. [dya/ian]






