Probolinggo (beritajatim.com) – Sebanyak 187 orang di Kota Probolinggo, terdiri dari 182 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 5 Aparatur Sipil Negara (ASN), merayakan momen bersejarah saat mengikuti upacara pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan.
Acara berlangsung secara luring di Ballroom Paseban Sena, dipimpin oleh Sekretaris Daerah, drg. Ninik Ira Wibawati.
Tak hanya itu, 288 PPPK lainnya juga turut mengikuti prosesi secara daring dari lokasi masing-masing. Semua PPPK yang dilantik ini merupakan pegawai formasi angkatan tahun 2019 hingga 2022, terdiri dari 5 orang PNS, dan tenaga kesehatan (Nakes) serta guru.
Wawan Soegiyantono, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, dan Gogol Sudjarwo, Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Probolinggo, hadir sebagai saksi dalam acara tersebut.
“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Probolinggo mengucapkan selamat kepada Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang telah diangkat dan diambil sumpah atau janji jabatan. Dan saya harap Saudara dapat memberikan pelayanan publik, yang professional, bertanggung jawab dan berdedikasi tinggi,” ucap Sekda Ninik dalam pidato sambutannya.
Baca Juga: Faisol Riza Soroti Kelangkaan LPG Melon di Pasuruan-Probolinggo
Pengangkatan ini telah melalui proses yang panjang, lanjutnya, untuk itu Sekda Ninik memberikan pesan kepada PPPK mentaati ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Tumbuhkan disiplin dan etos kerja yang tinggi sehingga memberikan warna positif bagi Pemerintah Kota Probolinggo,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sekda Ninik mengimbau para PPPK untuk menjalankan amanah baru ini dengan penuh perhatian, komitmen, dan tanggung jawab. “Berikanlah solusi yang konkrit dengan menciptakan ide-ide kreatif dalam mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di lapangan,” pesannya.
Pengangkatan ini juga memberikan kesan mendalam bagi Lailatun Nuzul, 35 tahun, yang telah berdedikasi sebagai bidan di RSUD dr. Mohamad Saleh sejak tahun 2011. Ibu hamil yang saat ini kandungannya berusia 9 bulan itu berharap dapat lebih mengembangkan dan mengabdikan tenaganya dengan status yang baru. “Setelah beberapa tahun statusnya PTT (Pegawai Tidak Tetap) dan alhamdulillah di tahun ini sudah status baru diangkat menjadi PPPK,” ujar warga Kebonsari Kulon itu sumringah. (ted)






