Magetan (beritajatim.com) – Telaga Sarangan di Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, Jawa Timur menjadi primadona tujuan libur Natal dan Tahun Baru. Selain, alam yang indah serta udara yang sejuk, pengunjung bisa menikmati berbagai wahana seperti perahu, berkuda, aneka kuliner dan oleh oleh.
Karenanya, tingkat okupansi hotel meningkat hingga 50 persen lebih. Untuk hotel-hotel yang terletak di tepi telaga sudah habis dipesan hingga malam pergantian tahun. Sedangkan untuk hotel yang letaknya sedikit jauh dari telaga masih relatif sepi.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Magetan Sunardi membenarkan okupansi hotel di Sarangan sudah meningkat sejak menjelang libur Natal.
“Untuk pemesanan hotel memang meningkat tetapi belum seberapa. Untuk hotel yang di tepi telaga memang meningkat hingga 50 persenan. Sedang untuk hotel tidak menghadap telaga sarangan relatif biasa belum ramai. Biasanya nanti pemesanan meningkat jelang pergantian tahun baru ramai, kata Sunardi, Sabtu (24/12/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”telaga-sarangan”]
Sunardi yakin pada libur Nataru 2023 nanti bakal ramai dari tahun sebelumnya. Pemerintah sudah memperbolehkan wisata dan perhotelan buka 100 persen meski harus tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Ini kan libur Nataru pertama setelah pandemi covid-19. Sebelumnya ada pembatasan hunian hotel dan hiburan, kali ini diperbolehkan buka 100 persen jadi saya yakin bakal meningkat pemesanan hotel,” jelasnya.
Dia memprediksi puncak okupansi hotel akan terjadi pada tiga hari sebelum pergantian tahun. Karena perayaan pergantian tahun diperbolehkan dengan hiburan musik dan penyalaan kembang api.
“Boleh menggelar live musik dan kembang api. Syaratnya hingga jam 23.00 WIB saja. Sedangkan untuk kembang api besarnya tidak lebih dari 2 inch,” imbuhnya.
Menurut Sunardi, Kabupaten Magetan ada 140 hotel dan restoran yang tergabung di PHRI. Hotel terbanyak berada di lokasi wisata telaga Sarangan. Dia meminta pengunjung tak khawatir soal kebagian kamar . “Jangan khawatir bagi pengunjung, ketika berniat menginap di kawasan Sarangan pasti dapat kamar di hotel,” katanya. (fiq/kun)






