Pasuruan (beritajatim.com) – Ramai di media sosial terkait harta kekayaan pegawai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Pasuruan. Ada beberapa fakta yang terkait kekayaan milik kepala Kantor Bea dan Cukai Pasuruan, Hanan Budiharto.
Menurut data dari laman webside e-lhkpn.kpk.go.id milik KPK RI selama setahun naik hingga Rp166.396.769. Tercatat pada tahun 2020 Hanan memiliki kekayaan hingga Rp6.430.993.742, sedangkan di tahun 2022 kekayaannya meningkat sampai Rp6.597.390.511.
Dari harta kekayaan kurang lebih Rp6 miliar tersebut paling banyak dirupakan menjadi sebidang tanah dan dua kendaraan bermotor. Tak hanya itu Hanan juga tercatat tidak memiliki hutang sama sekali dalam laporan LHKPN 2022.
Dirinci lebih lanjut Hanan memiliki empat bidang tanah di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan luas yang berbeda-beda. Mulai dari tanah dan bangunan seluas 105 meter persegi senilai Rp250.000.000 hingga tanah seluas 2.780 meter persegi senilai Rp3.500.000.000.
Baca Juga:
Video Viral Pamer Kekayaan Ternyata Milik Pengusaha Gempol Pasuruan
Sedangkan untuk aset di Kota Surabya Hanan memiliki tanah seluas 36 meter persegi senilai Rp750.000.000. Lalu untuk aset miliknya yang berada di Kota Batu seluas 504 meter persegi senilai Rp250.000.000, dan di Kota Pasuruan memiliki tanah seluas 2.500 meter persegi senilai Rp400.000.000.
Tak berhenti cukup disitu alat kendaraan yang dipunya Hanan dan tercatat yakni 1 unit monil CR-V dan sepeda motor honda dengan total Rp125.000.000. Lalu untuk harta bergerak lainnya bernilai Rp347.840.000 dan untuk kas dan setara kas tercatat senilai Rp74.550.511.
Sebelumnya telah diberitakan bahwa pihak Bea dan Cukai Pasuruan membantah vidio viral yang beredal di akun media sosial @lambe_lambean. Hal ini dibantah oleh Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Pasuruan, Joko Wuriyanto.
“Kantor pusat sudah konfirmasi ke kami terkait video itu. Terkait untuk melaporkan akun tersebut, belum ada arahan, menunggu arahan dari kantor wilayah atau pun pusat,” kata Joko. [ada/beq]






