Bojonegoro (beritajatim.com) – Masa kerja panitia pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) di Kabupaten Bojonegoro telah usai. Sebanyak 3.989 Pantarlih itu telah bekerja sejak 24 Juni hingga 24 Juli 2024. Dalam melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih itu, total ada sebanyak 1.059.673 warga atau data pemilih.
Data pemilih tersebut untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Nantinya, data pemilih itu untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa-Timur, serta bupati dan wakil bupati Bojonegoro pada Pilkada November 2024
Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas, dan SDM) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro Waryono mengatakan, coklit yang dilakukan Pantarlih ini sudah selesai.
“Jumlah itu sesuai dengan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) di KPU Bojonegoro,” ujar pria yang juga berprofesi sebagai dosen perguruan tinggi swasta di Kabupaten Tuban ini, Jumat (26/7/2024).
Wartono menambahkan, jika pihak KPU Bojonegoro mengapresiasi atas kerja ribuan pantarlih, yang tersebar di 419 desa dan 11 kelurahan se Kabupaten Bojonegoro. “Kami memberikan apresiasi setinggi tingginya atas kerja mereka (pantarlih), yang telah mencoklit,” pungkasnya.
Setelah berakhirnya masa kerja, sesuai jadwal para pantarlih akan menerima honor hari ini, masing-masing sebesar Rp1 juta. “Untuk beberapa Pantarlih memang belum menerima honor, karena pihak perbankan belum menyiapkan itu. Tetapi mereka berjanji akan diselesaikan hari ini,” ujar Ketua KPU Bojonegoro Robby Adi Perwira. [lus/aje]






