Surabaya (beritajatim.com) – Anak sulung perempuan dalam keluarga pasti begitu banyak memikul beban. Apalagi saat memiliki adik, mereka diharuskan oleh keadaan guna memberi perlindungan juga bantuan kepada adiknya.
Semenjak itu pun, anak sulung perempuan akan langsung belajar menjadi pemimpin, sebab ikut memikirkan segala urusan keluarga.
Namun kendati begitu, anak sulung bisa jadi sosok yang begitu hebat terutama dalam perjalan karirnya. Beberapa hal ini yang akan dialami anak sulung perempuan
Menanggung harapan besar di keluarga
Sebagai seorang kakak perempuan, mereka akan mendapat mandat terbesar guna bisa mewujudkan semua harapan orang tua.
Mesti jadi teladan yang baik bagi adiknya, punya pendidikan yang baik, hingga jenjang karir yang memuaskan akan seringkali digantungkan pada sosok anak sulung perempuan ini.
Mudah Stress dan Depresi
Fakta dari lifehack menjelaskan jika mereka pekerja keras dan punya banyak tekanan dalam hidup. Pada taraf perjalanan ini, mereka mudah mengalami stress dan depresi. Mereka biasanya akan sering merasa bimbang pada pilihan hidup, serta terus memikirkan persoalan di keluarga.
Tulang Punggung Keluarga
Tak berhenti sampai disitu, ketika mereka tumbuh menjadi wanita dewasa yang kuat, mereka juga merangkap diri sebagai sosok tulang punggung keluarga. Mengangkat derajat ekonomi juga sosial keluarga seolah sudah menjadi mimpi utama hidupnya.
Memang tidak semua anak perempuan sulung akan mengalami beberapa hal itu. Namun sebagian besar, mungkin sedang ada pada taraf tersebut.
Bagi Anda anak perempuan pertama dalam keluarga yang selalu berusaha dengan gigih untuk, untuk hasil dan pencapaianmu.
Sekarang bertepatan dengan hari perempuan internasional sudah waktunya Anda sendiri yang mengakui segala usaha yang pernah dilakukan.
Jika Anda merasa stress atau adanya sekecil apapun tekanan terhadap diri sendiri itu merupakan hal yang wajar. Tapi jika kamu mengalaminya secara berkepanjangan dan semakin terasa berat, Anda mesti rehat sejenak melakukan self healing dan self reward untuk diri sendiri.
Anda juga bisa pergi ke konsultan atau psikolog untuk bantuan lebih lanjut terhadap kesehatan mental. Perlu diingat kesehatan fisik dan mental itu sangatlah penting. (dan/ian)






