Ponorogo (beritajatim.com) – Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), telah membeli dua ekor sapi dari warga Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Ponorogo, untuk perayaan Idul Adha 1445 Hijriah. Sapi-sapi yang dibeli oleh SBY, dengan jenis Limosin Cross dan Limosin, memiliki bobot masing-masing 1,035 ton dan 1,05 ton.
Sapi-sapi tersebut dimiliki oleh Danang Saputra, seorang peternak sapi asal Desa Wagir Kidul, yang menjadi viral setelah kabar pembelian oleh SBY tersebar luas. Sapi-sapi bernama Werkudara dan Antasena ini, rencananya akan dijadikan hewan kurban. Danang mengungkapkan bahwa dirinya pada awal bulan lalu ditelepon oleh orang asal Pacitan. Penelepon mengaku bahwa orang kepercayaan Presiden SBY dan disuruh untuk membeli 2 ekor sapi di peternakannya, yang bobotnya 1 ton.
“Ya saya bilang ada 2 ekor yang bobotnya 1 ton, tapi untuk lebih memastikan lagi, saya timbang lagi ternyata Werkudara berbobot 1,035 ton dan Antasena berbobot 1,05 ton,” ungkap Danang, Sabtu (15/06/2024).
Danang tidak mengungkapkan harga yang pasti dari sapi-sapi yang dibeli oleh Presiden SBY tersebut. Namun, Ia mengaku sapi yang dijualnya ke SBY, harganya masih dibawah Rp100 juta. Sapi-sapi tersebut direncanakan akan diambil dan dibawa ke Kabupaten Pacitan.
“Jadi 4 hari sebelum Idul Adha, pembayaran sapi sudah dilunasi dan segera akan dibawa ke Pacitan,” katanya.
Selain dua sapi yang telah dibeli oleh SBY, Danang mengaku dirinya juga telah menyiapkan sejumlah sapi lainnya untuk perayaan kurban tahun ini. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp18 juta hingga puluhan juta per ekornya. (end/ian)






