Tuban (beritajatim.com) – Satu korban kebakaran pabrik Kecap Laron di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit.
Diketahui, kebakaran terjadi pada Senin (16/9/2024), menyebabkan lima korban luka-luka dan dilarikan ke RS. Akibat luka bakar yang sangat serius, satu korban tidak dapat diselamatkan.
Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya satu korban meninggal dunia. Korban meninggal bernama Muhammad Bahrul Ilmi, pemilik perusahaan Bahrul Prada Tech yang bekerja sama dengan Pabrik Kecap Laron untuk membersihkan tangki gas LPG.
“Jadi awal mula saat para pekerja maintenance dari Bahrul Prada Tech ini berusaha membersihkan tangki gas LPG berkapasitas 8.000 liter milik Pabrik Kecap Laron,” ungkap Dimas, Selasa (24/9/2024).
Sebelum kejadian, Muhammad Bahrul Ilmi tiga karyawannya yakni Nur Roikan, Andre, dan Kusbra sedang membersihkan tangki gas LPG menggunakan mesin kompresor.
“Tiba-tiba dari dalam tangki LPG itu mengeluarkan percikan api dan sempat terdengar bunyi ledakan,” ujar Dimas.
Muncul api dan mengenai empat korban dari Bahrul Prada Tech. Selain itu, satu karyawan pabrik Kecap Laron bernama Kanipah turut menjadi korban. Saat kebakaran, Kanipah sedang menjemur kedelai di dekat tabung gas LPG.
Kepolisian masih kesulitan mengungkap kebakaran tersebut bisa terjadi. Para korban belum bisa dimintai keterangan karena sedang dalam perawatan.
“Hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan menunggu keterangan dari empat korban yang masih dirawat, karena satu meninggal dunia,” pungkasnya. [ayu/beq]






