Malang (beritajatim.com) – Puluhan santri putri Pondok Pesantren Manbaul Ulum 2 Malang antusias mengikuti pelatihan keterampilan decoupage yang digelar oleh Tim Hi-Ma Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Malang (UNISMA). Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (18/5/2025) ini bertujuan membekali santri dengan keahlian praktis yang dapat mendorong kemandirian ekonomi dan wirausaha kreatif.
Pelatihan dipandu langsung oleh Prof. Mahayu Woro Lestari selaku narasumber utama. Para peserta dikenalkan pada teknik decoupage, yakni seni menghias benda dengan potongan kertas bergambar agar menjadi produk estetik bernilai jual.
Dalam praktiknya, para santri menghias berbagai media seperti vas bunga, botol bekas, talenan kayu, piring, hingga furniture kecil. Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan kreativitas sekaligus membuka peluang usaha berbasis keterampilan tangan.
“Pelatihan ini tidak hanya untuk menambah keterampilan baru bagi para santri, tetapi juga menjadi sarana menyalurkan hobi yang bisa mendatangkan manfaat ekonomi, apalagi di era digital seperti sekarang,” ujar Prof. Woro.
Santri sangat antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari teori hingga praktik langsung. Salah satu peserta, Anggi Anggraini, mengaku senang dan terinspirasi.
“Ini pengalaman baru yang menyenangkan. Hasilnya bisa dipakai sendiri, dijadikan hadiah, atau bahkan dijual,” ujarnya penuh semangat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Tim Hi-Ma UNISMA 2025 yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan berkelanjutan. Diharapkan, para santri tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga siap menjadi wirausahawan muda yang mandiri dan kreatif.
Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Ulum 2 Malang, Noor Shodiq Askandar, menyampaikan apresiasinya kepada pihak UNISMA atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga menjadi bekal hidup mandiri dan bisa memberi manfaat lebih luas bagi umat,” pungkasnya.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para santri untuk mengenal dunia industri kreatif dan menjajaki peluang bisnis, baik secara offline maupun melalui media sosial dan platform digital. [dan/beq]






