Gresik (beritajatim.com) – Puncak peringatan HUT RI ke 76 sangat istimewa bagi santri Pondok Pesantren (Ponpes) Maskumambang Kecamatan Dukun, Gresik. Para santri tersebut, membuat masker merah putih lalu dibagikan kepada warga kurang mampu, dan abang becak yang mangkal di pasar.
Selain membagikan masker merah putih, Santri Ponpes Maskumambang juga membagikan sembako serta handsanitizer.
Kedatangan para santri itu, disambut sumringah oleh abang becak. Pasalnya, tidak menduga dapat bingkisan sembako, handsanitizer, dan masker merah putih untuk dipakai sehari hari demi melindungi diri dari paparan covid 19.
“Saya juga pakai bendera merah putih di becak, semoga pandemi covid-19 segera hilang, becak bisa laris lagi,” ujar salah satu tukang becak, Muhammad Riyanto (45) usai menerima bantuan, Selasa (17/08/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”santri=gresik”]
Sementara salah satu santri Ponpes Maskumambang, Achmad Muflih mengatakan, masker merah putih dan handsanitizer yang dibagikan ini merupakan karya dari para santri sendiri, mereka memproduksi sengaja diberikan kepada masyarakat.

Naf’an Abu Mansyur, salah satu pengurus Ponpes Maskumambang menambahkan, santri sebagai generasi penerus di moment HUT Kemerdekaan RI ke 76 ini diajarkan membiasakan beramal, salah satunya kepada abang becak, dan masyarakat sekitar ponpes yang terdampak Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
“ini merupakan bagian dari proses pembelajaran kepada para santri, supaya memiliki rasa kebangsaan dan kepedulian sosial,” imbuhnya.
Masih menurut Naf’an, dengan membagikan masker merah putih karyanya sendiri di hari kemerdekaan. Santri diajarkan untuk mengenang jasa para pejuang yang memerdekakan bangsa Indonesia.
“Sebagai penerus perjuangan, selalu mengisi kemerdekaan ini dengan amal-amal yang baik, dengan membantu sesama,” paparnya. (dny/ted)






