Gresik (beritajatim.com) – Suasana teras depan Kantor DPRD Gresik mendadak heboh, Minggu (24/8/2025). Seorang ibu tiga anak, Nana Fitriana, warga Jalan Harun Tohir No. 85 RT 01 RW 04 Gresik, datang sendiri menemui Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir. Sambil menangis, ia mengadukan kondisi rumahnya yang sudah tidak layak huni dan meminta bantuan renovasi.
Nana, yang sehari-hari berjualan nasi untuk menutupi kebutuhan keluarga, menceritakan bahwa rumahnya selalu bocor setiap musim hujan. Ia tinggal bersama suami dan tiga anaknya, di mana anak bungsunya masih duduk di bangku SMK.
“Rumah saya butuh renovasi, sebab selalu bocor saat musim hujan,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Nana menuturkan, dirinya nekat datang langsung ke kantor dewan karena sejak 2023 sudah mengajukan program bedah rumah, namun hingga kini belum ada realisasi. Kondisi ekonomi keluarga membuatnya tidak mampu memperbaiki rumah sendiri.
“Alasan saya menemui ketua dewan karena kondisi ekonomi belum bisa memperbaiki rumah. Untuk kebutuhan sehari-hari saja hanya dari hasil jualan nasi. Sementara suami dan anak pertama kerja serabutan,” jelasnya.
Dalam pertemuan empat mata yang berlangsung sekitar satu jam, Nana menyerahkan berkas beserta fotokopi KTP kepada Ketua DPRD Gresik sebagai bukti pengajuan. Ia berharap rumahnya bisa segera diperbaiki seperti rumah-rumah warga lain yang sudah mendapat bantuan.
Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir, langsung merespons keluhan warga tersebut. Politisi muda itu berjanji menindaklanjuti dan mengupayakan agar rumah Nana masuk dalam prioritas bantuan renovasi.
“Kita bantu cek dan kita upayakan masuk prioritas,” tegas Syahrul. [dny/but]






