Ngawi (beritajatim.com) – Sebuah rumah kontrakan di Desa Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, ludes dilalap api pada Kamis (14/8/2025) siang. Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.15 WIB ketika rumah dalam keadaan kosong, ditinggal bekerja oleh penghuninya, Supriyono (45), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.
Warga setempat menyebut asap tebal pertama kali terlihat membumbung dari atap rumah. Seorang tetangga perempuan yang menyaksikan kejadian itu langsung berteriak meminta pertolongan. Saat itu, banyak warga sedang berkumpul mempersiapkan perayaan HUT ke-80 RI sehingga mereka segera berhamburan ke lokasi dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Priyanto, salah satu warga, mengatakan pintu depan rumah terkunci sehingga warga terpaksa menjebolnya untuk masuk.
“Kami menduga api berasal dari korsleting listrik. Kebetulan banyak warga yang sedang berkumpul, jadi langsung bisa membantu,” ujarnya.
Api sempat membakar lemari pakaian dan merambat ke bagian atap sebelum dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Ngawi tiba. Petugas Damkar Ngawi, Heri Kuncoro, menyebut pihaknya langsung menguasai api begitu tiba di lokasi.
“Beruntung api cepat kita kuasai, diduga penyebabnya korsleting listrik,” katanya.
Kebakaran berhasil dipadamkan sekitar 15 menit setelah petugas datang. Polisi yang berada di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dugaan sementara, penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek listrik. [fiq/beq]






