Pasuruan (beritajatim.com) – Upaya menumbuhkan budaya literasi dan seni di tengah masyarakat mendapat angin segar dengan diresmikannya Rumah Baca Padma yang berlokasi di Dusun Semambung, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (24/1/2026).
Peresmian berlangsung hangat dan khidmat, ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus harapan agar Rumah Baca Padma dapat menjadi pusat pembelajaran, kreativitas, dan kebersamaan warga.

Acara tersebut dihadiri Kepala Desa Capang, Yahya, beserta jajaran perangkat dusun yang menyatakan dukungan penuh terhadap hadirnya Rumah Baca Padma. Turut hadir pula para sahabat dan kolega penulis Wina Bojonegoro, serta sejumlah pelukis yang merupakan rekan Yoes Wibowo, suami Wina.
Kehadiran para penulis dan seniman ini menegaskan bahwa Rumah Baca Padma tidak hanya difungsikan sebagai ruang membaca, tetapi juga menjadi wadah ekspresi seni dan budaya.

Pendirian Rumah Baca Padma terwujud berkat dukungan para pembeli buku Bilangan 60 karya Wina Bojonegoro yang sebelumnya meraih Penghargaan Sutasoma. Selain itu, pembangunan juga mendapat sokongan dari program CSR Padmatour Organizer, sehingga memungkinkan terbangunnya ruang baca yang nyaman dan representatif.
Koleksi buku yang tersedia sebagian besar berasal dari koleksi pribadi Wina Bojonegoro, yang kemudian diperkaya dengan sumbangan bacaan dari sejumlah sahabat dan kolega. Dengan latar tersebut, Rumah Baca Padma tumbuh sebagai ruang bersama yang lahir dari semangat gotong royong dan kepedulian terhadap ilmu pengetahuan.
Dalam sambutannya, Wina Bojonegoro menyampaikan bahwa Rumah Baca Padma lahir dari kerinduan akan ruang bersama yang memadukan kehangatan literasi dan keindahan seni. Ia berharap tempat ini dapat menjadi taman pengetahuan bagi anak-anak, sekaligus ruang bagi ibu-ibu dan remaja putri untuk kembali menumbuhkan semangat belajar dan berkarya.

Sementara itu, Kepala Desa Capang, Yahya, menegaskan dukungan penuh pemerintah desa terhadap keberadaan Rumah Baca Padma. Menurutnya, rumah baca ini bukan sekadar tempat membaca, melainkan juga ruang kebersamaan yang mampu memperkuat budaya literasi dan seni di desa. Ia berharap Rumah Baca Padma dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda dan seluruh warga Semambung.
Peresmian Rumah Baca Padma ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, menandai dimulainya perjalanan ruang literasi dan seni tersebut sebagai pusat kegiatan komunitas yang terbuka bagi masyarakat umum.
Rumah Baca Padma berada di bawah naungan Yayasan Omah Padma Nusantara dan dirancang sebagai ruang diskusi, pusat kegiatan kreatif, serta tempat bertemunya penulis, seniman, dan masyarakat dalam semangat belajar dan berkarya bersama. [but]






