Ponorogo (beritajatim.com) – Sebanyak 9 pasien positif Covid-19 tertahan di instalasi gawat darurat (IGD) RSUD dr. Harjono Ponorogo. Sebab, ruang isolasi di rumah sakit itu dalam keadaan penuh. Keterpenuhan ruang isolasi lantaran adanya lonjakan kasus yang terjadi pada akhir-akhir ini.
“Hari ini masih stagnan, ada 9 pasien positif Covid-19 yang tertahan di IGD. Artinya jumlah tempat tidur yang kita miliki, belum mencukupi jumlah kasus yang ada saat ini,” kata Direktur RSUD dr. Harjono, dr. Made Jeren, Senin (28/6/2021).
Made menyebut bahwa kapasitas tempat tidur di ruang isolasinya sebenarnya hanya untuk 54 kasus. Namun, karena banyaknya pasien yang dirujuk ke rumah sakit, ruang asoka yang menjadi ruang isolasi tersebut diisi oleh 60 pasien. Sebanyak 6 pasien ditempatkan di lorong ruang isolasi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”covid-19″]
“Karena banyaknya pasien yang dirujuk ke rumah sakit, ruang isolasi yang harusnya berkapasitas 54 pasien, hari ini kita isi dengan 60 pasien,” katanya.
Lonjakan kasus akhir-akhir ini, membuat rumah sakit plat merah ini bakal menambah ruang isolasi. Ruang tulip dan dahlia yang sebelumnya untuk merawat pasien umum, rencananya akan diubah dan akan dijadikan ruang isolasi pasien Covid-19. Made mengaku saat ini, masih dalam proses pengerjaan.
“Kalau pengerjaan ruang tulip dan dahlian selesai untuk ruang isolasi. Maka jumlah tempat tidur kita untuk ruang isolasi lebih dari 100 kapasitas tempat tidur,” katanya.
Made menambahkan meski jumlah pasien covid-19 melonjak, kebutuhan oksigen untuk pasien masih aman. Baik oksigen sentral maupun oksigen dalam bentuk tabung. “Kebutuhan oksigen relatif aman, suplay dari distributor aman dan masih mencukupi,” pungkasnya. (end/kun)






