Malang (beritajatim.com) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) meraih penilaian Akreditasi Paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Akreditasi “Bintang Lima” berbasis Standar Akreditasi Rumah Sakit Kemenkes (STARKES) Tahun 2022 diraih RSUD Kota Malang setelah melewati serrangkaian tahapan sejak 25 hingga 28 Oktober 2022 lalu.
Ketua Tim Akreditasi RSUD Kota Malang, Siti Juhariyah, mengungkapkan bahwa proses persiapan akreditasi ini berlangsung kurang kebih enam bulan. Disamping mereka terus meningkat kualitas layanan kesehatan secara berkelanjutan.
“Berawal dari komitmen seluruh civitas hospitalia RSUD Kota Malang. Kita mulai membentuk tim akreditasi dan menunjuk asesor internal untuk bidang manajemen, bidang medis, dan bidang keperawatan. Assesor internal ini membuat penilaian dan evaluasi juga monitoring secara berkala sehingga siap saat tim penilaian bekerja,” katanya, Selasa, (8/11/2022).
Selain layanan reguler, RSUD Kota Malang juga memiliki layanan prioritas orthopedi (bedah tulang) yang menjadi unggulan. Dari 16 area yang dinilai, semua nilainya di atas 87. Mereka kini perlahan berusaha terus memberikan layanan kesehatan sesuai standar.
“Layanan ini termasuk dalam cost yang tinggi, juga karena letak RSUD tepat di jalan raya dimana kasus kecelakaan lalu lintas ini banyak ditangani di RSUD Kota Malang,” sambung dokter spesialis paru ini.
Sementara itu, Direktur RSUD Kota Malang, Rina Istarowati berkomitmen dengan diraihnya predikat paripurna dalam akreditasi ini, RSUD semakin meningkatkan pelayanan paripurna bagi masyarakat. Untuk meningkatkan mutu layanan RSUD Kota Malang, akan menambah fasilitas agar lebih lengkap dengan penambahan pembangunan gedung baru juga sarana prasarana. RSUD juga terus berupaya untuk dapat menjadi RS Pendidikan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”rumah-sakit”]
“Harapan kami sesuai visi RS yaitu terwujudnya RSUD Kota Malang menjadi pelayanan kesehatan yang bermartabat. Semoga kami mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang terus menerus. Tak kalah penting adalah pemenuhan SDM berkualitas dan layanan spesialistik yang lebih lengkap dan terjangkau. Sehingga RSUD dapat menjadi RS kebanggaan Kota Malang,” ujar Rina.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji memberikan apresiasi sekaligus meminta agar seluruh jajaran RSUD tidak cepat berpuas diri dengan prestasi ini. “Pandemi lalu menjadi warning bahwa tantangan kesehatan masyarakat semakin beragam kedepannya. Bangga tentu dengan capaian, tapi jangan lengah dan lelah untuk terus berbenah,” tandasnya. [luc/suf]






