Jember (beritajatim.com) – Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menggelar operasi pembuatan anus untuk dua bayi laki-laki waega Jember dan seorang bayi perempuan warga Lumajang yang memakan waktu enam jam, Selasa (21/3/2023).
Operasi ini dipimpin dr. Fransisca Kusumo Widagdo dan merupakan operasi yang pertama kali dilakukan di RSD dr. Soebandi. “Ada bayi terlahir dengan kelainan tidak memiliki anus. Setelah dilakukan operasi tahap pertama dengan membuat saluran pengeluaran di perut, sekarang ini dilakukan operasi untuk membuat saluran (anus) langsung di tempatnya,” kata Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman.
BACA JUGA
Operasi Jantung Pertama di RSD dr Soebandi Jember Sukses
Operasi ini didampingi tim doket RS dr. Soetomo Surabaya. “Harapan kami kehadiran dokter pendamping ini bisa meningkatkan kemampuan dokter di RS dr. Soebandi, sehingga untuk kasus-kasus yang sama di kemudian hari, sudah ada kesiapan dokter melalukukan operasi tanpa pendampingan,” kata Firjaun.
Dengan RS dr. Soebandi melakukan operasi pembuatan anus mandiri, maka mata rantai rujukan akan terputus dan tak perlu membawa pasien ke Surabaya. Operasi ini dibiayai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
BACA JUGA
101 Warga Jember Jalani Operasi Katarak di Rumah Sakit dr Soebandi
Pelaksana Tugas Direktur dr. Soebandi, Lilik Lailiyah, mengatakan, usia bayi-bayi itu adalah 6, 8, dan 18 bulan. “(Operasi) ini dilakukan secepat mungkin. Pertama, kami membuat kolon di perut, kemudian kami siapkan kondisinya. Kalau sudah stabil, kami buatkan anus baru. Kalau sudah bisa berfungsi, maka kolon di perut kita tutup,” katanya.
“Jadi setelah tahap ini ada satu lagi operasi untuk menutup dinding perut yang sebelumnya jadi jalan untuk buang air besar. Mudah-mudahan hari ini berjalan lancar. Penanganan tiga pasien diagendakan kurang lebih enam jam selesai,” kata Lilik. [wir]






